KETIK, MALANG – Persiapan menuju rangkaian kegiatan Mujahadah Kubro peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Malang terus dilakukan. Salah satunya dengan menyiapkan dapur umum di sejumlah titik untuk peserta.
Ketua Panitia Harlah 1 Abad NU PWNU Jatim, Prof Maskuri Bakri, menjelaskan, dapur umum akan disiapkan di depan rumah dinas Wali Kota Malang, SMPN 6 Malang, Bakorwil Malang, hingga gedung KNPI.
"Untuk dapur umum ini, kami melibatkan unsur Fatayat dan juga Muslimat," ujarnya, Selasa, 3 Februari 2026.
Sekitar 30.000 porsi makanan diproyeksikan bakal terdistribusikan dari dapur umum. Begitu pula dari PCNU Kabupaten Malang yang menyiapkan sebanyak 25.000 porsi, PCNU Kota Malang 10.000 porsi, Kota Batu 10.000 Porsi, dan dari relawan maupun mitra kerja lainnya.
"Nanti setidaknya ada 6 lokasi dapur umum. Untuk yang 4 lokasinya itu tadi, lalu 2 dapur umum dari PCNU Kota Malang sama PCNU Batu belum ditentukan posisinya. Lazis NU juga menyiapkan untuk dapur umum," tambahnya.
Peserta Mujahadah Kubro 1 Abad NU yang akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, diperkirakan mencapai 100.000 jemaah. Namun, jumlah jemaah yang diperbolehkan berada di dalam Stadion Gajayana dibatasi hanya sebanyak 35.000 orang.
Jemaah yang tidak mendapatkan tempat di dalam stadion tidak perlu cemas. Panitia telah menyiapkan videotron yang disebar di berbagai titik, sehingga jemaah di luar Stadion Gajayana tetap dapat menyaksikan rangkaian kegiatan secara real time.
Prof Maskuri turut berpesan agar masyarakat Malang Raya dapat menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut tamu-tamu dari daerah lain.
"Saya mengimbau kepada masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki bisa memberikan dukungan, misalnya menyiapkan makanan atau minuman di pinggir jalan tidak apa apa," tutupnya. (*)
