KETIK, MALANG – Maling spesialis pembobol kotak amal beraksi di Musala Al Muttaqin yang terletak di Jalan K.H Hasyim RT 4 RW 3, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV.
Pengurus Musala Al Muttaqin, Miftahul Huda, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa siang, 3 Februari 2026 dan diketahui pertama kali oleh seorang jemaah.
"Saat itu, jemaah hendak melaksanakan salat zuhur berjamaah dan melihat kondisi kotak amal sudah kosong dan beberapa uang receh berceceran. Hal itu membuat jemaah curiga dan melapor ke saya," ujarnya saat ditemui oleh Ketik.com, Kamis, 5 Februari 2026.
Kemudian, ia bersama takmir mengecek CCTV. Ternyata, kotak amal yang berada di dekat pintu masuk musala tersebut dibobol maling.
Dari rekaman CCTV, pelaku beraksi seorang diri dan tiba di musala dengan naik sepeda pancal sekitar pukul 10.48 WIB. Selanjutnya, pelaku yang berusia kisaran 20 tahun tersebut langsung masuk ke dalam musala yang saat itu kondisinya masih sepi.
"Kalau siang, pintu musala sengaja tidak dikunci agar dapat digunakan oleh warga atau orang lain untuk salat. Ketika sudah malam, barulah pintu musala kami kunci," jelasnya.
Ketika berada di dalam musala, ia sempat melihat situasi sebelum melancarkan aksinya. Sambil tiarap, ia membobol bagian bawah kotak amal dan mengambil sejumlah uang yang ada di dalamnya.
"Pelaku ini membobol kotak amal tanpa merusak gemboknya. Setelah uang diambil, gembok dikembalikan lagi terkunci dan masih berfungsi baik. Padahal, gemboknya sudah kami ganti memakai kombinasi angka," bebernya.
Meski nominal uang yang dicuri tidak banyak, akan tetapi aksinya membuat warga resah. Sehingga, video rekaman CCTV diunggah di media sosial agar masyarakat maupun takmir bisa lebih waspada dan hati-hati.
"Kami membuka dan mengambil uang kotak amal setiap akhir bulan, jadi yang tersisa dan diambil oleh pelaku nominalnya kurang dari Rp 50.000," tambahnya.
Miftahul Huda juga mengungkapkan, musala tersebut sudah mengalami lima kali kejadian pencurian termasuk aksi terbaru. Saat kejadian yang keempat, takmir memutuskan untuk memasang CCTV dan baru terpasang dua bulan lalu.
"Totalnya, musala ini sudah mengalami lima kali kejadian pembobolan kotak amal. Dari gerak-geriknya, pelaku ini sepertinya profesional dan bukan dari lingkungan sini," terangnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Iya, kami telah menindaklanjuti kejadian tersebut. Anggota dari Polsek Kedungkandang sudah mendatangi lokasi sehari setelah kejadian. Apabila mengetahui atau menemui orang dengan ciri-ciri seperti di rekaman CCTV bisa segera dilaporkan ke pihak kepolisian," pungkasnya. (*)
