Akar Dijamin Aman, DLH Kota Malang Pastikan Penanaman Tabebuya di Suhat Tak Rusak Drainase

30 Januari 2026 15:54 30 Jan 2026 15:54

Thumbnail Akar Dijamin Aman, DLH Kota Malang Pastikan Penanaman Tabebuya di Suhat Tak Rusak Drainase

Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran saat melakukan penanaman pohon tabebuya di kawasan drainase Jalan Suhat. (Foto: DLH Kota Malang)

KETIK, MALANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menepati janjinya untuk melakukan penghijauan kembali di area drainase Jalan Soekarno-Hatta (Suhat). Sebanyak 40 bibit pohon tabebuya ditanam di sisi barat drainase, mulai dari Jembatan Suhat hingga kawasan RSUB.

Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran menjelaskan jenis pohon yang dipilih ialah tabebuya daun lebar dengan ketinggian 3 meter. Penanaman pohon tersebut dipastikan tidak mengganggu struktur konstruksi drainase. 

"Kebetulan model akarnya kan akar tunjang jadi dia akan mencari sela. Tidak sampai membuat retak atau pecah dari pondasi maupun cor-coran," ujar Raymond, Jumat, 30 Januari 2026.

Penanaman pohon tabebuya dilakukan di sela-sela drainase yang berjarak sekitar 50-60cm dengan dinding di area Polinema. Begitu pula di daerah RSUB yang masih ditemukan banyak lahan kosong untuk dapat ditanami pohon kembali. 

Foto Pohon tabebuya yang ditanam di kawasan RSUB, dipastikan tak mengganggu struktur drainase Jalan Suhat. (Foto: Lutfia/Ketik)Pohon tabebuya yang ditanam di kawasan RSUB, dipastikan tak mengganggu struktur drainase Jalan Suhat. (Foto: Lutfia/Ketik)

Tim dari DLH Kota Malang telah mengebut pelaksanaan penanaman pohon di musim hujan. Hal tersebut agar pohon dapat tumbuh dengan baik ketika musim hujan telah berakhir. 

"Mumpung masih musim hujan, tadi pagi kami laksanakan penanaman pohon 40 bibit Tabebuya daun lebar. Kita percepat supaya mempercepat pertumbuhan akar sebelum musim penghujan habis," tuturnya. 

Selain jenis akar yang dipastikan tak mengganggu konstriksi drainase, DLH Kota Malang memilih tabebuya agar jenis tanaman seragam. Kondisi daunnya pun cukup lebar dan tidak mudah gugur. 

Selain itu, ketika pohon tersebut berbunga, dapat menambah nilai estetika daerah Jalan Suhat. Pengguna jalan pun tak hanya dapat merasakan keteduhan namun juga menikmati keindahan dari pohon tabebuya. 

"Jenis pohon tabebuya ini kan daunnya cukup lebar dan tidak gampang gugur. Bunganya warna ungu, harapannya nanti kalau berbunga bisa bersamaan akan bagus, bisa memperindah daerah Suhat," jelas Raymond.

Meskipun penanaman di musim hujan, namun DLH Kota Malang tetap melakukan pengawasan dan perawatan terhadap pohon-pohon yang baru ditanam itu. 

Raymond menjelaskan pada Maret 2026 nanti, Pemprov Jatim akan melanjutkan pekerjaan dengan menambah lantai pedestrian di drainase Jalan Suhat. Setelah itu, DLH Kota Malang akan mengevaluasi dan memikirkan upaya mempercantik kawasan Jalan Suhat. 

"Setelah menunggu pembangunan pedestrian dilaksanakan oleh Pemprov Jatim, kita baru melihat hasilnya. Barulah kita rencanakan ke depannya ditambahin apa-apa untuk mempercantik Jalan Suhat," tutup Raymond. (*)

Tombol Google News

Tags:

DLH Kota Malang Kota Malang Penanaman Pohon Drainase Suhat Jalan Suhat Pohon Tabebuya Pohon Drainase Suhat Drainase Jalan Suhat Jalan Soehat