KETIK, MALANG – Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) tak perlu merasa risau. Sebanyak 585 tenaga kesehatan (nakes) beserta mini ICU disiagakan di Stadion Gajayana, Kota Malang, selama kegiatan berlangsung.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, menjelaskan, 585 nakes tersebut merupakan gabungan dari wilayah Malang Raya. Kota Malang menyiapkan 345 nakes dan 33 unit ambulans, Kabupaten Malang mengerahkan 180 nakes dengan 15 ambulans, sementara Kota Batu menurunkan 60 nakes dan 5 ambulans.
"Semua nakes ini ditempatkan di titik-titik yang sudah menjadi arahan dari PWNU Jatim," ujar Husnul, Kamis, 5 Februari 2026.
Husnul menjelaskan, para nakes disebar ke beberapa tempat. Mulai dari 27 tempat transit dengan masing-masing titik terdiri dari 1 tim kesehatan dan 1 ambulan.
"Untuk setiap 1 tim kesehatan itu terdiri dari 3 orang yaitu driver, dokter, dan paramedis," lanjutnya.
Di dalam Stadion Gajayana, terdapat 5 tim kesehatan yang dikerahkan. Di sana juga dilengkapi dengan mini ICU di ruang ganti A dan B. Untuk mini ICU akan diisi oleh RSSA, RST Soepraon, dan RS Bhayangkara Kota Batu.
"Untuk di luar stadion akan didukung oleh nakes yang sudah ada posnya masing-masing. Kami juga mendapatkan support dari Asosiasi Rumah Sakit NU (ARSNU) Jawa Timur sebanyak 22 timkes yang akan membackup kegiatan di Stadion Gajayana," ucap Husnul.
Para nakes akan mulai disiagakan pada Sabtu, 7 Februari 2026 mulai pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 8 Februari 2026 pada pukul 16.00 WIB. Husnul menjelaskan bahwa ketika kegiatan berlangsung, petugas mobile juga tetap dikerahkan.
"Nanti ada petugas mobile meliputi roda dua (R2) dan roda empat (R4). R2 itu kami siapkan sekitar 6, untuk mobile di tempat-tempat yang tidak bisa dimasuki R4. Di dalam stadion juga akan ada mobile dari tim mini ICU," tutupnya. (*)
