Arus Mudik 2026 Dipantau Real-Time dari Udara, Polri Andalkan VTOL UAV dan ETLE Drone

18 Maret 2026 12:00 18 Mar 2026 12:00

Thumbnail Arus Mudik 2026 Dipantau Real-Time dari Udara, Polri Andalkan VTOL UAV dan ETLE Drone

VTOL UAV milik Korlantas Polri untuk memantau arus lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026 di jalur mudik Lebaran. (Foto: korlantas.polri.go.id)

KETIK, JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa pengawasan arus mudik dan balik Lebaran di Tol Fungsional termasuk Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) akan diperkuat dengan teknologi udara pesawat nirawak atau Vertikal Take Off and Landing Unmanned Aerial Vehicle (VTOL UAV) dan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Drone.

Teknologi ini digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time serta penerapan rekayasa arus lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026.

Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 1447 H.

Polri mengerahkan 161.240 personel gabungan dengan fokus pada lima klaster yaitu jalan tol, arteri, pelabuhan, tempat ibadah, dan wisata.

“Pengendalian arus akan kami perkuat dengan teknologi, menggunakan VTOL (UAV) dan ETLE Drone yang dapat memantau sepanjang jalur tol maupun arteri,” ujar Kakorlantas saat peninjauan kesiapan jalur di Sukabumi pada 19 Februari 2026.

VTOL UAV adalah drone sayap tetap yang dapat lepas landas dan mendarat vertikal seperti helikopter tanpa landasan pacu.

ETLE Drone adalah sistem tilang elektronik berbasis kamera pada drone untuk memantau lalu lintas dan merekam pelanggaran secara real-time.

Keduanya digunakan Polri untuk mengurai kemacetan dan menindak pelanggaran lalu lintas saat mudik 2026.

Pemantauan udara difokuskan pada titik strategis, termasuk ruas fungsional di Tol Bocimi yang menghubungkan Parungkuda hingga Karangtengah. Nantinya digunakan untuk menentukan pola rekayasa lalu lintas secara situasional.

Selain itu, rekayasa lalu lintas disiapkan dengan memecah arus kendaraan dari Jakarta menuju Sukabumi serta dari Sukabumi menuju Bogor melalui jalur tol fungsional dan arteri guna mencegah kepadatan di titik rawan.

“Arus yang dari Jakarta menuju ke Sukabumi atau Bogor dari Sukabumi nanti akan kita pecah. Bisa melalui Tol fungsional dan bisa juga melalui Arteri. Dan ini sangat strategis sekali, termasuk juga apabila dimungkinkan pada saat arus balik Tol fungsional akan kita berlakukan,” jelasnya.

“Kami mengimbau khususnya kendaraan sumbu tiga untuk tidak melintas saat mudik dan balik. Kita prioritaskan para pemudik agar perjalanan bisa berjalan aman dan lancar baik mudik dan balik,” tambah Irjen Pol Agus.

Pengawasan lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026 juga akan diperkuat dengan pemantauan udara menggunakan teknologi VTOL UAV dan ETLE Drone. Perangkat tersebut mampu menjangkau titik-titik yang sulit dipantau petugas di lapangan, termasuk di jalur tol maupun jalan arteri.

“Dan kita akan kendalikan dengan teknologi, dengan VTOL, dengan ETLE Drone yang bisa memantau di sepanjang jalur, baik di tol dan termasuk jalan arteri,” pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

mudik Pengawasan Polisi Drone teknologi lebaran Korlantas