KETIK, MALANG – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Kampung Heritage Kayutangan Kota Malang tidak melakukan persiapan khusus dalam menghadapi potensi lonjakan wisatawan selama masa libur Lebaran.
Dalam masa libur panjang ini, pengunjung bisa memasuki Kampung Heritage Kayutangan secara gratis, sehingga masyarakat dapat menikmati suasana kampung wisata bersejarah tersebut tanpa biaya selama periode libur Idulfitri.
Ketua Pokdarwis Kampung Heritage Kayutangan, Mila Kurniawati mengatakan jika tak ada persiapan khusus menjelang libur lebaran, ia mengatakan semua sama seperti hari libur biasanya, dari sisi keamanan hingga spot-spot masih tetap seperti hari-hari libur biasa.
Namun yang membedakan pada libur Hari Raya Idulfitri ini, wisatawan bisa masuk tanpa membayar tiket. Ia mengungkapkan loket tutup dari tanggal 20 hingga 24 Maret 2026. Sehingga, pengunjung bisa masuk secara gratis mulai tanggal 1 hingga 5 Syawal.
"Enggak ada persiapan apa-apa, cuma seperti sebelum-sebelumnya. Di tanggal 1-5 Syawal kita free masuk karena loket tutup pada tanggal 20-24 maret," ucap Mila Kurniawati.
Pengunjung tak perlu khawatir jika kedai-kedai dan UMKM tutup ketika libur panjang, beberapa dari mereka akan buka dua hari setelah Hari Raya Idulfitri.
"Kedai dan UMKM H+2 Lebaran, rata-rata sudah buka," tutur Ketua Pokdarwis Kampung Heritage Kayutangan tersebut.
Mila juga mengungkapkan bahwa perkiraan pengunjung saat libur Lebaran bisa mencapai sekitar 2000 per hari, sama seperti saat weekend.
"Perkiraan pengunjung kurang lebih masih sama, hitungan weekend, 2000 an per hari," ungkapnya.
Dengan pengalaman menghadapi lonjakan pengunjung tiap tahunnya, tentunya Kampung Heritage Kayutangan sudah terbiasa dengan banyaknya pengunjung yang datang.(*)
