KETIK, JEMBER – Ketua Dewan Pengawas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) HM Arum Sabil mengajak Rektor UIN Malang Prof Ilfi Nur Diana menanam pohon durian di area City Forest milik Arum Sabil di Jember, Jawa Timur, Minggu, 18 Januari 2026.
Tanam pohon merupakan kultur dan kebiasaan Arum Sabil sejak kecil. Hingga kini, sudah ratusan ribu bahkan jutaan pohon yang ditanam untuk kelestarian lingkungan.
Arum Sabil memang dikenal sebagai tokoh pertanian dan pendidikan di Jawa Timur. Kini, ia menjabat Ketua Kwarda Pramuka Jatim dan Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur.
Pada tiap kesempatan, terutama menerima tamu di kediamannya, Arum tak pernah luput menjamu tamu dengan menanam pohon.
"Ini adalah prasasti kehidupan. Apa yang kita tanam, itu yang kita tuai. Tanamlah kebaikan, maka kita akan selalu dikelilingi oleh orang-orang baik," ucapnya.
Melestarikan lingkungan, lanjut Arum Sabil, harus dibiasakan dari diri sendiri, keluarga, orang terdekat, kemudian disyiarkan kepada publik.
"Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, seperti yang tertulis dalam butir Dasa Darma Pramuka, yang nantinya membawa kita menjadi insan yang suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan," jelasnya.
Rektor UIN Malang Prof Ilfi Nur Diana sepakat bahwa menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggungjawab bersama. Sebab itu, dalam didikannya selalu tersampaikan kepada mahasiswa agar memulai sesuai dari hal yang sederhana.
"Dimulai dari tidak membuang sampah sembarangan, melakukan penghijauan, penanaman pohon, hingga ujungnya nanti adalah gerakan bersama restorasi ekologi," kata Rektor perempuan pertama UIN itu.
Ilfi berpesan, bahwa menanam pohon sama halnya memberikan kehidupan tidak hanya untuk manusia tapi juga untuk semua makhluk. (*)
