Angin Kencang Terjang Kota Malang, Pohon Tumbang di 5 Titik, Satu Warga Terluka

24 Januari 2026 11:18 24 Jan 2026 11:18

Thumbnail Angin Kencang Terjang Kota Malang, Pohon Tumbang di 5 Titik, Satu Warga Terluka

Pohon tumbang akibat angin kencang di Kota Malang. (Foto: Kiriman warga)

KETIK, MALANG – Cuaca ekstrem angin kencang melanda Kota Malang pada Sabtu, 24 Januari 2026, mengakibatkan pohon tumbang di lima lokasi berbeda. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, merinci kelima titik tersebut berada di Jalan Jakarta–Simpang Ijen, Jalan Langsep, Janti, Jalan Sumbersari, dan Karangbesuki. Dari kelima lokasi, dampak paling signifikan terjadi di Jalan Simpang Ijen. Sebuah pohon berdiameter sekitar 30 sentimeter tumbang hingga menimpa kabel dan pagar rumah warga.

"Paling signifikan itu di Jalan Simpang Ijen. Pohon diameter sekitar 30 sentimeter menimpa kabel dan pagar rumah warga hingga menutup akses jalan,” ujar Prayitno saat dikonfirmasi. 

Sementara di lokasi lain, pohon yang tumbang rata-rata berdiameter 10–20 sentimeter. Meski ukurannya lebih kecil, insiden di kawasan Jalan Langsep menyebabkan seorang pengendara mengalami luka ringan akibat tertimpa dahan saat melintas.

“Tadi pagi sekitar pukul yang lalu ada warga yang melintas di Langsep tertimpa ranting. Luka ringan dan sudah tertangani oleh teman-teman RCD dan PMI,” jelasnya.

Hingga siang ini, tim gabungan dari BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang telah diterjunkan ke lokasi untuk proses evakuasi dan pemotongan pohon, terutama di jalur-jalur utama yang menghambat lalu lintas.

Prayitno menegaskan bahwa seluruh personel dan relawan kini dalam posisi siaga darurat cuaca ekstrem. BPBD juga telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan agar Kelurahan Tangguh (Keltan) tetap standby on call.

“Kami sudah koordinasi dengan seluruh camat agar kelurahan tangguh dan relawan standby on call di wilayah masing-masing. Jadi tidak berkumpul di satu pos, tapi siap bergerak jika diperlukan,” ucapnya.

Masyarakat diminta untuk rutin memantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum bepergian. Jika tidak ada urusan mendesak, warga disarankan tetap berada di dalam ruangan saat angin kencang melanda.

“Kami harapkan masyarakat selalu melihat rilis BMKG sebelum beraktivitas. Jika tidak perlu keluar, sebaiknya tidak perlu aktivitas. Lakukan mitigasi di wilayah masing-masing, terutama pohon, baliho, atau atap seng yang rawan tertiup angin,” tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

pohon tumbang Angin kencang Kota Malang cuaca ekstrem Angin Kencang Kota Malang Malang BPBD Kota Malang