KETIK, MALANG – Sebanyak 49 sekolah di Kota Malang mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut diberikan kepada sekolah-sekolah yang terdata di Dapodik.
Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Malang, Muflikh Adhim, menjelaskan, sebelumnya sekolah-sekolah telah mengirimkan data untuk diverifikasi oleh Pemerintah Pusat. Setelah terverifikasi maka sekolah akan diundang untuk bertemu dengan fasilitator.
"Kita masih ada revitalisasi 49 sekolah dari Kementerian Dikdasmen. Kementerian menilainya dari Dapodik," ujarnya, Rabu, 11 Februari 2026.
Adhim menjelaskan, saat ini proses verifikasi masih menyentuh angka 80 persen. Bantuan revitalisasi diberikan untuk sekolah dengan kerusakan sedang dan berat.
Beberapa sekolah juga mendapatkan bantuan untuk pembangunan kelas baru. Pembangunan tersebut bergantung pada ketersediaan lahan yang ada di setiap sekolah.
"Lalu ada pembangunan juga. Kalau sekolah punya sarpras, dilihat rusak atau tidak. Kalau tidak punya maka diberi pembangunan, asal ada lahannya. Kalau tidak ada nggak bisa pembangunan. Bisanya rehab kalau itu ada tingkat kerusakannya," katanya.
Adhim menjelaskan, bantuan berlaku untuk sekolah dari tingkat TK, SD, SMP hingga SKB, baik negeri maupun swasta.
Selain mengandalkan APBN, Pemkot Malang juga mengalokasikan anggaran dari APBD. Namun alokasi tersebut untuk kondisi bangunan yang sudah mendesak memerlukan penanganan.
"Contohnya plafonnya mau ambrol belandarnya, kuda-kudanya itu yang rusak, membahayakan. Untuk yang sekiranya kalau dipakai itu membahayakan. Ada, itu kita kosongkan, kita minta diamankan, jangan dipakai sampai menunggu perbaikan," tuturnya. (*)
