KETIK, JAKARTA – Kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto periode 2024–2029 diwarnai oleh deretan menteri dengan latar belakang akademik yang mengesankan. Setidaknya 19 menteri tercatat bergelar doktor (S3) dari berbagai universitas bergengsi dalam dan luar negeri.
Kehadiran para doktor di kabinet ini menjadi sorotan publik karena dinilai mencerminkan komitmen pemerintah terhadap kebijakan berbasis ilmu pengetahuan (evidence-based policy), terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Berikut daftar 19 menteri bergelar S3 di Kabinet Prabowo Subianto:
1. Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Ekonomi dan Keuangan — S3 Ekonomi, Purdue University, Amerika Serikat.
2. Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan — S3 Industrial & System Engineering, Virginia Tech, Amerika Serikat.
3. Teuku Rifky Harsya, Menteri Ekonomi Kreatif — S3 Manajemen Keuangan, IPB University.
4. Rachmat Pambudy, Menteri PPN/Bappenas — S3 Penyuluhan dan Pembangunan, IPB University.
5. Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri — S3 Keamanan Internasional, Nanyang Technological University (NTU), Singapura.
6. Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Kumham Imipas — Memiliki tiga gelar doktor dari Pakistan, Malaysia, dan Indonesia.
7. Supratman Andi Agtas, Menteri Hukum — S3 Hukum, Universitas Muslim Indonesia.
8. Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan — S3 Pengembangan SDM, Universitas Airlangga.
9. Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah — S3 Pendidikan Islam, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
10. Fadli Zon, Menteri Kebudayaan — S3 Sejarah, Universitas Indonesia.
11. Pratikno, Menteri Koordinator PMK — S3 Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada dan Flinders University, Australia.
12. Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian — S3 Ilmu Pemerintahan, Universitas Padjadjaran Bandung.
13. Budi Santoso, Menteri Perdagangan — S3 Komunikasi, Universitas Sahid.
14. Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH — S3 Kehutanan, Universitas Brawijaya.
15. Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian — S3 Pertanian, Universitas Hasanuddin.
16. Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan — S3 Politik, Queensland University, Australia.
17. Nasaruddin Umar, Menteri Agama — S3 Studi Islam, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
18. Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi — S3 Teknik, University of Tokyo; Postdoctoral di AIST Jepang.
19. Wihaji, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga — S3 Manajemen Lingkungan Hidup, Universitas Negeri Jakarta.
Dengan latar pendidikan tinggi yang beragam, para menteri ini diharapkan mampu membawa pendekatan ilmiah, rasional, dan inovatif dalam perumusan kebijakan nasional. (*)
19 Menteri Kabinet Prabowo Subianto Bergelar Doktor, Bukti Komposisi Kabinet Penuh Akademisi
19 Oktober 2025 12:10 19 Okt 2025 12:10
Presiden Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Merah Putih. (Foto: X @prabowo)
Trend Terkini
23 Januari 2026 20:25
Pegang Petok D Asli, Warga Melirang Gresik Tetap Diminta Kosongkan Rumah
21 Januari 2026 19:48
Karangan Bunga Dukungan Moral untuk Maidi Berdatangan di Balai Kota Madiun
22 Januari 2026 12:09
Video Warga Diterkam Harimau di Tadu Raya Dipastikan Hoaks
19 Januari 2026 15:18
Audit DD Klesem Pacitan Terus Bergulir, Bendahara Desa yang Kabur Dikabarkan Sudah Kembali
24 Januari 2026 07:00
Benteng Terakhir: Surat Sakti, Tanggung Jawab Bupati
Tags:
Kabinet Prabowo Prabowo Subianto 19 menteri Prabowo 19 menteri bergelar doktor Purbaya Yassierli Yusril Ihza Mahendra Raja Juli Abdul Mu’ti AHY Pratikno Agus Gumiwang Nasaruddin UmarBaca Juga:
Pertama dalam Sejarah! APBN Bisa Dirasakan Nyata Rakyat Melalui Makan Bergizi GratisBaca Juga:
Prabowo Dorong Rasionalisasi BUMN, Targetkan Hanya 200 Perusahaan yang EfisienBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
