KETIK, SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, punya cara unik untuk membangun kepercayaan antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat.
Ia menegaskan, pembangunan kota tidak bisa berjalan tanpa keterbukaan dan kejujuran.
Karena itu, Pemkot Surabaya meluncurkan dua langkah besar: pemasangan kamera CCTV di area parkir usaha dan pengembangan aplikasi pajak yang bisa dipantau langsung oleh masyarakat.
Menurut Eri, langkah ini bukan sekadar soal aturan, tetapi wujud nyata dari semangat kebersamaan.
Ia mencontohkan, pajak parkir yang terkumpul sebenarnya kecil jika dilihat per transaksi, namun bisa sangat berarti bila dikumpulkan.
“Kalau motor parkir bayar Rp2.000, pemerintah kota hanya menerima Rp200. Kalau mobil Rp5.000, yang masuk Rp500. Tapi Rp200 dan Rp500 itulah yang membiayai sekolah gratis, kesehatan gratis, dan program sosial warga Surabaya,” tegas Eri, Jumat 22 Agustus 2025.
Sayangnya, ia masih menemukan praktik ketidakjujuran dalam setoran pajak.
Padahal, Eri menekankan bahwa pajak bukan beban pengusaha, melainkan sudah ditanggung masyarakat melalui setiap transaksi.
Karena itu, CCTV dipasang agar perhitungan parkir lebih transparan, sementara aplikasi pajak memberi akses bagi masyarakat untuk ikut mengawasi apakah uang yang mereka bayarkan benar-benar masuk ke kas daerah.
“Dengan aplikasi ini, warga bisa mengecek langsung. Jadi tidak ada lagi rasa saling curiga antara pemerintah dan pengusaha. Saya ingin Surabaya dibangun dengan keterbukaan, bukan dengan kecurigaan,” ujarnya.
Eri juga menekankan, transparansi ini bukan semata demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan juga untuk menciptakan suasana kebersamaan. Ia berharap, tidak ada lagi kesan pemerintah seperti ‘menyergap’ atau menuduh pengusaha.
“Kuncinya sederhana: jujur dan terbuka. Kalau itu dijalankan, Surabaya akan jadi kota yang penuh kesejahteraan sekaligus keindahan,” tambahnya.
Kebijakan pemasangan CCTV dan aplikasi pajak ini memiliki dasar hukum yang jelas. Di antaranya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah, Perda Surabaya Nomor 7 Tahun 2023, serta Perwali Nomor 33 Tahun 2024.
Melalui terobosan ini, Eri ingin mengajak semua pihak berjalan seiring. Bagi dia, keberhasilan Surabaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga hasil kebersamaan seluruh warganya.(*)
Wali Kota Dorong Transparansi Pajak: CCTV Parkir hingga Aplikasi Digital demi Surabaya Lebih Sejahtera
22 Agustus 2025 18:00 22 Agt 2025 18:00
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)
Trend Terkini
24 Februari 2026 15:43
Setelah Penantian Panjang, Gate Parkir Alun-Alun Kota Batu Akhirnya Beroperasi
24 Februari 2026 04:09
DPPKP Pemalang Tegaskan Pemberhentian Korlap Jukir Comal Sesuai Ketentuan
20 Februari 2026 21:55
Wakil Bupati Blitar Beberkan Arah Pembangunan 2026–2027, Jalan Rusak Jadi Prioritas hingga Target Atlet Tembus Asia
24 Februari 2026 17:11
Dua Desa di Pacitan Disiapkan untuk Proyek PLTA Pumped Storage 1000 MW
23 Februari 2026 13:15
Menu MBG Berisi Singkong dan Kacang di Probolinggo Jadi Sorotan, Wali Murid: Nilainya Paling Rp4 Ribu
Tags:
CCTV parkir CCTV tempat usaha surabaya surabaya Cctv CCTV Surabaya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Eri Wali KotaBaca Juga:
Di Tengah Himpitan Lahan Sewa, Semanggi Otentik Bu Suwati Bertahan di Alas MalangBaca Juga:
Ingin Tetap Sehat dan Anti Lemas Selama Ramadan? Ini Rumus ala FKM UnairBaca Juga:
Bus Trans Jatim Longgarkan Aturan, Boleh Makan Saat Buka Puasa Selama RamadanBaca Juga:
BPBD Surabaya Sediakan Hunian sementara Bagi Korban Kebakaran Rusun SomboBaca Juga:
Dari Kurma hingga Nasi Kotak, Tradisi Berbagi Ramadan di Masjid Palm Spring Regency SurabayaBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
