Tak Ada Lagi Kabel Semrawut, Kayutangan Heritage Kota Malang Jadi Prioritas Proyek Ducting

15 Januari 2026 15:15 15 Jan 2026 15:15

Thumbnail Tak Ada Lagi Kabel Semrawut, Kayutangan Heritage Kota Malang Jadi Prioritas Proyek Ducting

Kabel semrawut yang ada di Kayutangan Heritage, bakal jadi prioritas proyek ducting oleh investor. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Penjajakan investor untuk proyek ducting atau kabel tanam di Kota Malang sedang berlangsung. Kayutangan Heritage digadang bakal jadi salah satu lokasi prioritas dalam proyek untuk mengatasi kabel semrawut itu. 

Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arief Tri Sastyawan menjelaskan apabila terealisasi, investor meminta agar titik-titik yang menjadi ikon Kota Malang agar didahulukan. Tak hanya Kayutangan Heritage, namun juga kawasan Ijen. 

"Nilai investasinya di atas Rp200 miliar. Kita berharap diberikan kelancaran, bisa untuk kado ulang tahun Kota Malang," ujarnya, Kamis 15 Januari 2026.

Arief menjelaskan tidak semua titik di Kota Malang dapat menerapkan sistem ducting. Hal tersebut mempertimbangkan beberapa ruas jalan tak dapat dilakukan penggalian. 

Untuk itu akan digunakan sistem hybrid yang memungkinkan penataan kabel semrawut tidak menggunakan ducting sepenuhnya. 

"Jadi bisa ducting, ada juga ruas jalan tertentu yang tidak bisa digali karena space jalannya sudah tidak memungkinkan, kita pakai monopol. Monopol itu nanti kita tata sebagus mungkin, ada kamera CCTV terus agar kabelnya tidak semrawut jadi ada satu tiang saja," ucapnya. 

Saat ini terdapat 12-14 provider yang mengajukan izin untuk ikut penataan melalui proyek ducting. Proyek tersebut didorong dapat terealisasi tanpa menggunakan dana dari APBD Kota Malang. 

"Di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya sebenarnya sudah, tetapi mereka menggunakan dana APBD. APBD kita kan masih belum mencukupi seandainya dipaksakan untuk bikin itu, makanya mencari strategi," katanya.  (*)

Tombol Google News

Tags:

Ducting kayutangan Kayutangan Heritage Kabel semrawut Proyek Ducting investor Kabel Tanam Kota Malang