Sejak 2023 Aktivitas Belajar Berkurang, Disdik Sampang Selidiki Dugaan Data Ganda Siswa SDN 1 Batuporo Timur

22 Januari 2026 12:40 22 Jan 2026 12:40

Thumbnail Sejak 2023 Aktivitas Belajar Berkurang, Disdik Sampang Selidiki Dugaan Data Ganda Siswa SDN 1 Batuporo Timur

Ruangan SDN Batuporo Timur 1 (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial karena minimnya aktivitas belajar mengajar. Meski demikian, sekolah tersebut tetap tercatat sebagai penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Shavina - Shavira atau SPPG Sampang Kedungdung Batuporo Barat. 

Plt Kepala UPTD SDN Batuporo Timur 1, Imam Mahrus, mengatakan bahwa informasi dan keterangan lengkap sudah saya paparkan lengkap ke Kabid SD Disdik, Bapak Adim Inspektorat dan Hendro BKD. 

"Silahkan panjenengan langsung ke beliau-beliaunya," ujarnya. 

 

Foto SDN Batuporo Timur 1 Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang (Foto : Mat Jusi/Ketik.com)SDN Batuporo Timur 1 Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang (Foto : Mat Jusi/Ketik.com)

 

Sementara, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Moh. Yusuf, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa sejak tahun 2023 kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Batuporo Timur mulai berkurang. Bahkan, siswa hanya masuk sekolah pada hari Jumat.

"Sejak 2023 aktivitas kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Batuporo Timur berkurang hingga akhirnya siswa hanya masuk sekolah pada hari Jumat. Hal ini disampaikan oleh guru saat rapat klarifikasi kemarin," ujarnya. Kamis, 22 Januari 2026.

Ia menambahkan, pihaknya saat ini tengah melakukan penelusuran serta validasi data untuk menyesuaikan dengan data yang dimiliki dinas. Langkah tersebut dilakukan karena adanya dugaan data ganda terkait jumlah siswa.

"Kami sedang menggali dan memvalidasi seluruh data yang ada, karena terdapat indikasi data ganda," katanya.

Menurut Moh. Yusuf, saat ini operator sekolah masih melakukan klarifikasi dan validasi terhadap data yang terindikasi bermasalah tersebut.

Berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik), jumlah siswa SDN 1 Batuporo Timur tercatat sebanyak 33 orang. Namun, saat Moh. Yusuf melakukan kunjungan langsung ke sekolah, tidak ditemukan satu pun siswa yang hadir.

"Jumlah siswa dalam Dapodik tercatat 33 orang. Namun, ketika saya berkunjung ke sekolah tersebut, tidak ada siswa yang hadir, sehingga saya tidak sempat melakukan penghitungan secara langsung," tukasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

SDN Batuporo Timur 1 Kecamatan Kedungdung Disdik Sampang Dapodik SDN Batuporo Timur Siswa