PC Fatayat NU Sampang Gelar Khotmil Qur’an, Doakan Ketua Umum yang Wafat

5 Maret 2026 11:20 5 Mar 2026 11:20

Thumbnail PC Fatayat NU Sampang Gelar Khotmil Qur’an, Doakan Ketua Umum yang Wafat

PC Fatayat NU Sampang Gelar Khotmil Qur’an (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Suasana khidmat menyelimuti kegiatan khotmil Qur’an yang digelar pengurus PC Fatayat NU Sampang pada momentum Ramadan tahun ini. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi perempuan Nahdlatul Ulama itu, tetapi juga menjadi momen doa bersama untuk mengenang wafatnya Ketua Umum Fatayat NU, Sahabat Margareth Aliyatul Maimunah.

Ketua PC Fatayat NU Sampang, Haniatus Shofiyah, mengatakan bahwa khotmil Qur’an merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan setiap bulan Ramadan dengan konsep yang berbeda setiap tahunnya.

"Tahun kemarin kami melaksanakan khotmil Qur’an secara virtual bersama Fatayat NU se-Jawa Timur. Untuk tahun ini kami melaksanakannya secara mandiri," ujar Haniatus Shofiyah dalam keterangannya. Kamis, 5 Maret 2026.

Menurut dia, kegiatan tahun ini memiliki makna yang lebih mendalam karena dilaksanakan dalam suasana duka. Khotmil Qur’an tersebut secara khusus dipersembahkan untuk memperingati wafatnya Ketua Umum Fatayat NU, Sahabat Margareth Aliyatul Maimunah, yang meninggal dunia pada Ahad lalu.

Ia berharap seluruh kader Fatayat NU tetap menjadi garda terdepan dalam kerja-kerja kemanusiaan serta terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

"Kami berharap sahabat-sahabat Fatayat terus menjadi garda terdepan untuk kemanusiaan. Di Fatayat kita hadir untuk menebar manfaat bagi umat dan menjadi perempuan yang selalu peduli terhadap sesama," katanya.

Haniatus Shofiyah menambahkan, pengabdian di Fatayat NU menuntut pengorbanan dalam berbagai hal, mulai dari waktu, tenaga, pikiran, hingga materi. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Al-Qur’an menjadi pedoman utama dalam menjalankan khidmah organisasi.

"Banyak sekali kekurangan kami dalam berkhidmah. Karena itu Al-Qur’an menjadi pedoman kami dalam menjalani pengabdian di Fatayat NU," ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan khotmil Qur’an rutin dilaksanakan pada momen-momen tertentu sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan dan ridha Allah SWT.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi antar pengurus. Dalam kesempatan yang sama, kegiatan dirangkai dengan acara buka puasa bersama.

"Khotmil Qur’an ini merupakan ikhtiar kami untuk menggapai keberkahan dan ridha Allah. Sekaligus mempererat silaturahmi antar pengurus yang kami kemas dengan buka bersama, karena di dalamnya ada nilai kebersamaan," tuturnya. (*)

 

Tombol Google News

Tags:

Khotmil Qur'an Bukber Almarhum Margareth Aliyatul Maimunah Doa