Santri ICP MTs Zainul Hasan Genggong Perkuat Literasi Sains dan Matematika di Universitas Negeri Malang

23 Januari 2026 11:00 23 Jan 2026 11:00

Thumbnail Santri ICP MTs Zainul Hasan Genggong Perkuat Literasi Sains dan Matematika di Universitas Negeri Malang

Santri ICP MTs Zainul Hasan Genggong Perkuat Literasi Sains dan Matematika di Universitas Negeri Malang, Rabu, 21 Januari 2026. (Foto: MTs Zainul Hasan Genggong)

KETIK, MALANG – Dalam upaya memperkuat literasi sains dan matematika bagi santri International Class Program (ICP), MTs Zainul Hasan Genggong sukses menggelar Study Excursion ke Universitas Negeri Malang (UM) pada Rabu, 21 Januari 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Fakultas MIPA UM ini mengusung tema “Promoting Science and Mathematics Literacy through Experimental-Based Activities”.

Seluruh santri program ICP terlibat aktif dalam rangkaian pembelajaran berbasis praktikum ini. Acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. H. Ahmad Taufiq, M.Si., Ketua Departemen Fisika FMIPA UM, didampingi oleh Erni Yulianti, Ph.D., selaku Ketua STEAM Lab Education UM.

Dalam arahannya, Prof. Ahmad Taufiq mewajibkan para santri untuk menyelesaikan enam materi praktikum dengan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics). Keenam materi tersebut meliputi Solar System, Human Nervous System, Chemical Reaction, Sustainability City, Series Electrical Circuit, dan Parallel Electrical Circuit.

Materi-materi tersebut dirancang khusus untuk mengasah kemampuan analisis dan berpikir kritis. Dengan bimbingan intensif dari mahasiswa Fakultas Sains, santri bekerja dalam kelompok kecil guna memastikan setiap individu mendapatkan arahan maksimal dalam mencapai target pembelajaran. 

Sebagai puncak kegiatan, para santri wajib mempresentasikan hasil praktikum mereka menggunakan bahasa Inggris.

Tidak hanya santri, para guru pendamping juga mendapatkan pembekalan khusus dari dosen UM mengenai materi STEAM dan ICP CLIL Framework. 

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru dalam merancang pembelajaran inovatif, sekaligus memperkuat kemampuan mengajar menggunakan bahasa Inggris berstandar internasional.

Prof. Ahmad Taufiq menekankan pentingnya kesiapan mental dan pedagogis dalam menghadapi tantangan global melalui ICP.

“International Class bukan sekadar soal bahasa, melainkan cara berpikir serta pendekatan pembelajaran yang mendalam, terintegrasi, dan kontekstual,” ujarnya.

Kepala Madrasah MTs Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis bagi madrasah.

Ia menegaskan bahwa Study Excursion menjadi pijakan penting untuk menciptakan generasi santri yang unggul secara akademis dan berdaya saing global, tanpa meninggalkan jati diri keislaman.

Melalui kegiatan ini, santri ICP MTs Zainul Hasan Genggong diharapkan tidak hanya memahami teori secara tekstual, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam fenomena kehidupan sehari-hari melalui pengalaman langsung di laboratorium kampus ternama. (*)

Tombol Google News

Tags:

MTs Zainul Hasan Genggong Universitas Negeri Malang UM