Jelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Ribuan Jemaah Harlah 1 Abad NU Sudah Padati Transit UM Malang

7 Februari 2026 23:37 7 Feb 2026 23:37

Thumbnail Jelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Ribuan Jemaah Harlah 1 Abad NU Sudah Padati Transit UM Malang

Jamaah Mujahadah Kubro dari PC Muslimat Kabupaten Madiun yang sudah berada di Graha Cakrawala UM, pada Sabtu Malam, 7 Februari 2026. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Graha Cakrawala dan Lapangan Rektorat Universitas Negeri Malang (UM) jadi lokasi transit ribuan jemaah yang akan mengikuti Mujahadah Kubroh 1 Abad NU di Stadion Gajayana, Kota Malang, 7-8 Februari 2026.

Berdasarkan data panitia, jumlah jemaah yang transit di dua lokasi tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 7.000 orang. Pantauan di lapangan menunjukkan, jamaah dari berbagai daerah mulai berdatangan dan terus meningkat menjelang pelaksanaan mujahadah.

Salah seorang peserta asal PC Muslimat Kabupaten Madiun, Arina Baidowi, mengatakan rombongannya berangkat lebih awal dari daerahnya pada pukul 16.00 WIB.

“Dari Kabupaten Madiun ada sekitar 20 bus dengan kurang lebih 1.000 jamaah. Kami dari PC Muslimat sebanyak 50 orang berangkat lebih dulu,” ujarnya.

Arina mengungkapkan, antusiasme jemaah Muslimat NU sangat tinggi untuk mengikuti Mujahadah Kubroh 1 Abad NU. Menurutnya, Nahdlatul Ulama memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Kami sangat semangat. Nahdlatul Ulama adalah salah satu garda terdepan dalam menjaga NKRI. Bagi saya pribadi, NU sudah menjadi bagian dari hidup,” tuturnya.

Ia menambahkan, kedekatan dirinya dengan NU juga tidak terlepas dari latar belakang keluarga.

“NU sudah seperti darah daging. Ayah saya seorang syuriah, jadi sejak kecil NU sudah menjadi bagian dari kehidupan saya, termasuk di Muslimat,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Zona 2 transit UM, Dayat, menjelaskan pembagian jumlah jemaah dilakukan untuk menjaga kelancaran dan ketertiban. Di Graha Cakrawala, tercatat sekitar 3.000 jamaah, sedangkan di Lapangan Rektorat UM mencapai sekitar 4.000 jemaah.

“Untuk yang transit di Graha Cakrawala sekitar 3.000-an jamaah, sedangkan di Lapangan Rektorat sekitar 4.000-an,” jelasnya.

Dayat menambahkan, jamaah juga diarahkan untuk memanfaatkan fasilitas masjid dan area lain di lingkungan UM. Selanjutnya, panitia mengatur proses pemberangkatan menuju lokasi mujahadah.

“Dari UM, jamaah kami antar menggunakan bus sampai Jalan Ijen. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Stadion Gajayana,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

1 abad nu Mujahadah Kubro Universitas Negeri Malang