Santap Menu MBG, Belasan Siswa SMP Negeri 1 Montong Kabupaten Tuban Alami Gatal dan Mual

27 Januari 2026 20:33 27 Jan 2026 20:33

Thumbnail Santap Menu MBG, Belasan Siswa SMP Negeri 1 Montong Kabupaten Tuban Alami Gatal dan Mual

Siswa -Siswi Satuan pendidikan SMPN 1 Montong saat berada di Puskesmas setempat, 27 Januari 2026 (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

KETIK, TUBAN – Belasan siswa-siswi satuan pendidikan SMP Negeri 1 Montong, Kabupaten Tuban, mengalami mual, dan pusing, hingga gatal-gatal usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa, 27 Januari 2026.

Menurut informasi yang dihimpun, total 14 siswa dan 1 babysitter mengalami gejala serupa dan sempat mendapatkan perawatan insentif di Puskesmas Montong.

Para korban merupakan siswa kelas 7, 8 dan 9. Semula 13 siswa sejak siang mengalami pusing dan mual. Sampai pada pukul 15.00 WIB bertambah 1 siswa yang dilarikan ke puskesmas. Hingga, pukul 17.00 WIB bertambah seorang babysitter dan jumlah total 15 orang.

Salah satu siswi kelas 9, Jannah, menceritakan bahwa menu makan MBG dibagikan pukul 11.00 WIB. Paket menu berupa nasi putih, sayur asam, ikan pindang goreng, tempe, dan buah jeruk.

Selanjutnya, dua jam setelah menyantap paket MBG Jannah mulai merasakan mual disertai gatal-gatal di wajah, tangan, dan kaki.

“Saat masih di sekolah sudah terasa, Lalu sekitar pukul 14.30 WIB saya dibawa ke Puskesmas Montong,” kata Jannah.

Ia mengaku memiliki riwayat alergi telur tetapi sedari kecil tidak pernah mengalami alergi terhadap ikan pindang.

Korban lain, siswa kelas 7, Hafiz juga merasakan mual dan pusing saat masih berada di sekolah. “Perut saya munek-munek (mual) dan pusing,” ungkapnya singkat.

“Anaknya sudah mengeluh waktu masih di sekolah, saya ditelpon,” timpal salah satu wali murid saat mendampingi anaknya di puskesmas Montong.

Tidak hanya memakan korban siswa dari satuan pendidikan SMP sekira pukul 17.00 WIB seorang babysityer bernama Dini juga mengalami gejala serupa usai menyantap makanan MBG milik anak majikannya yang masih duduk di bangku TK.

“Setiap ada MBG saya yang makan, karena anaknya tidak mau,” terang Dini kepada awak media 

Namun, selang beberapa jam, dirinya mengalami panas pada tubuh, gejala mual, serta gatal-gatal. Bahkan, ia sempat mencoba mengonsumsi obat herbal berupa kunyit, karena tak kunjung ada perubahan pada kondisinya, akhirnya memutuskan pergi berobat ke puskesmas.

Meski mengalami keluhan, Dini menyampaikan kondisi makanan masih terasa layak konsumsi. “Ikannya masih enak, tidak basi dan saya juga tidak punya riwayat alergi ikan,” kata Dini dengan wajah khawatir.

Ia juga berharap ke depan kualitas dan keamanan menu MBG dapat lebih diperhatikan agar kejadian serupa tidak terulang. “Program ini mulia dari Pak Presiden, semoga bisa jadi pembelajaran,”sambungnya

Petugas Puskesmas Montong yang berani diwawancarai, Basuni, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima belasan pasien dengan keluhan hampir serupa pada Selasa siang hingga sore hari.

"14 anak datang gejala mual, pusing, dan muncul ruam atau gatal kemerahan. Alhamdulillah semua sudah membaik dan dipulangkan dalam kondisi baik,” jelasnya.

Menurutnya, hasil identifikasi atau pemeriksaan awal, dugaan sementara mengarah pada reaksi alergi makanan. Sehingga, pihak puskesmas belum menyimpulkan keracunan sebelum hasil uji laboratorium keluar.

“Sampel makanan sudah kami kirim ke laboratorium Dinas Kesehatan. Hasilnya nanti akan kami sampaikan ke pihak terkait, termasuk Koramil dan kepolisian,”tambahnya 

“Sementara dugaan kami alergi. Untuk memastikan keracunan atau faktor lain, kami menunggu hasil lab,” tandasnya.

Pantauan awak media sampai Selasa sore, seluruh siswa satuan pendidikan telah dibawa pulang dan di puskesmas hanya menyisakan babysitter yang masih dalam perawatan

Terpisah, Kapolsek Montong Iptu Komari mengatakan bahwa korban yang mengalami mual dan pusing telah dipulangkan khususnya anak atau siswa SMPN 1. Ia hanya menyebutkan menu MBG disalurkan oleh SPPG Montongsekar dari Yayasan Bumi Wali Berdedikari.

"Kami masih menunggu hasil uji laboratorium serta uji paket menu sayur asam, nasi putih, ikan laut segar/pindang ditabur tepung dan buah jeruk," tandasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Sppgmontongsekar MBGtuban BGN korwilsppituban Pendidikan #makangratis