KETIK, TUBAN – Dalam upaya memastikan keberlanjutan dan kualitas program unggulan pemerintah, Ketua Bhayangkari Cabang Tuban, Rani Alaidin, bersama Kapolres Tuban, AKBP Alaiddin, menggelar rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) terbatas bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) milik Mabes Polri.
Kegiatan Anev berlangsung di Mapolres Tuban pada Kamis siang 12 Maret 2026, Kapolres mengumpulkan seluruh kepala dapur, pengawas gizi, hingga akuntan SPPG. Fokus utama pertemuan yakni penguatan tata kelola produksi, distribusi di SPPG dalam program MBG di wilayah Kabupaten Tuban agar berjalan lebih optimal dan profesional.
Rani Alaidin menegaskan bahwa koordinasi intensif harga mati dalam mengelola dapur gizi. Ia mewajibkan seluruh elemen SPPG untuk melakukan evaluasi rutin guna memetakan kendala di lapangan secara cepat.
"Kepala SPPG, pengawas gizi, dan akuntan bersama tim relawan dapur wajib melakukan anev setiap minggu. Kami berharap dengan langkah ini, tata kelola dapur di bawah naungan YKB dapat terus ditingkatkan kualitasnya," ujar Rani.
Sejalan dengan istrinya, Kapolres Tuban AKBP Alaiddin memberikan instruksi tegas terkait aspek teknis di dapur produksi dan Layanan SPPG. Menurutnya, SPPG YKB harus menjadi role model dalam profesionalitas pelayanan gizi.
"Memastikan setiap makanan yang diproduksi higienis dan memiliki standar operasional yang jelas. Lainnya, Melakukan kontrol berkala mulai dari proses produksi hingga distribusi ke sekolah-sekolah," pesannya.
Ia berharap jalinan kerja sama tim agar zero accident harus terbangun agar solid serta menimalisir adanya keluhan dari satuan pendidikan maupun wali murid di lapangan.
"Saya minta pengelola berkoordinasi dengan intens. Kualitas dan kuantitas harus terjaga agar siswa sekolah tetap bersemangat menerima paket MBG ini," tegas AKBP Alaiddin.
Selain SOP dan keamanan pangan, AKBP Alaiddin mengingatkan seluruh pengelola maupun mitra dapur untuk mempedomani Surat Edaran BGN Nomor 3 Tahun 2026 terkait pelayanan MBG pada masa Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.
Hal ini dilakukan agar distribusi nutrisi tetap tepat sasaran dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Menutup arahannya, Kapolres berharap program MBG tidak hanya sekadar memberi makan, tetapi menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan anak-anak di Tuban.
"Semoga hadirnya SPPG YKB ini membantu penerima manfaat tumbuh kembang dengan cerdas dan berakhlak mulia. Semoga ikhtiar program MBG ini mendapat ridho Allah SWT," pungkasnya. (*)
