KETIK, LEBAK – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, Puskesmas Maja melaksanakan aksi nyata melalui layanan kesehatan jemput bola kepada masyarakat, Jumat, 23 Januari 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Sekolah Muslim Cendikia, Citra Maja, dengan sasaran utama para guru dan orang tua murid.
Kepala Puskesmas Maja, Hj. Bd. Deminah, mengatakan bahwa peringatan Hari Gizi Nasional menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta deteksi dini berbagai penyakit.
“Momentum Hari Gizi Nasional ini harus dijadikan titik balik agar masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan. Melalui kegiatan di Sekolah Muslim Cendikia, kami ingin mendekatkan pelayanan kesehatan langsung ke masyarakat,” ujar Hj. Bd. Deminah kepada wartawan.
Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut Puskesmas Maja menghadirkan sejumlah layanan pemeriksaan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol, hingga skrining HPV DNA sebagai upaya pencegahan dini kanker serviks.
“Dengan adanya layanan ini, kami berharap masyarakat, khususnya para guru dan orang tua murid, dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini dan segera mengambil langkah pencegahan bila ditemukan faktor risiko,” jelasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, Puskesmas Maja juga memberikan edukasi dan penyuluhan kesehatan terkait pentingnya gizi seimbang bagi keluarga.
Menurut Hj. Bd. Deminah, edukasi gizi di lingkungan sekolah sangat strategis karena dapat membentuk kesadaran kesehatan sejak dini.
“Target peserta dalam kegiatan ini sebanyak 80 orang. Kami ingin memastikan informasi mengenai gizi dan kesehatan benar-benar tersampaikan, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang abai terhadap asupan nutrisi maupun pemeriksaan kesehatan rutin,” tambahnya.
Adapun layanan kesehatan yang disediakan meliputi pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol untuk mendeteksi penyakit metabolik, skrining HPV DNA, penyuluhan kesehatan tentang gizi seimbang, serta pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk deteksi dini penyakit tuberkulosis (TBC) secara cepat dan akurat.
Kegiatan tersebut berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Maja berharap dapat terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mewujudkan warga Maja yang sehat, produktif, dan sadar gizi. (*)
