KONI Jatim Tanggapi Kasus Pelecehan Pelatih Kick Boxing, M Nabil: Jadi Urusan Kepolisian

10 Maret 2026 20:46 10 Mar 2026 20:46

Thumbnail KONI Jatim Tanggapi Kasus Pelecehan Pelatih Kick Boxing, M Nabil: Jadi Urusan Kepolisian

Ketua Umum KONI Jatim M Nabil. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, melalui ketua umum, Muhammad Nabil menanggapi kasus pelecehan yang dilakukan pelatih kick boxing, Wira Prasetya Catur.

Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan KONI Jatim, ia mengatakan perkara tersebut sepenuhnya berada dalam ranah penegak hukum sehingga penanganannya menjadi kewenangan aparat kepolisian.

“Itu merupakan ranah hukum sehingga menjadi urusan kepolisian. Mudah-mudahan prosesnya bisa segera selesai,” ujar Nabil pada Selasa 10 Maret 2026.

Lanjutnya, sebagai induk organisasi KONI Jatim hanya memiliki fungsi koordinasi terhadap cabang olahraga, termasuk Kick Boxing Indonesia (KBI) Jatim. 

Terkait sanksi, ia mengungkapkan sepenuhnya menjadi kewenangan Pengurus Besar (PB) Kick Boxing Indonesia. Maka dari itu, KONI Jatim akan mengikuti setiap keputusan yang diambil oleh PB KBI.

Sementara itu posisi Ketua KBI Jatim yang sebelumnya dijabat Wira Prasetya Catur telah diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Penunjukan Plt, kata M Nabil dilakukan langsung oleh PB KBI tanpa keterlibatan KONI Jatim.

“Sudah ada pelaksana tugasnya, tetapi penunjukan itu berasal dari PB KBI. KONI tidak terlibat dalam hal tersebut,” kata Nabil.

Pembinaan atlet tetap jalan

Kasus dugaan seksual yang dilakukan pelatih kick boxing, kata M Nabil tidak menganggu proses pembinaan atlet di Jawa Timur. Ia menilai, pembinaan dan program latihan juga tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam waktu dekat, Pengprov KBI Jatim juga dijadwalkan menggelar musyawarah provinsi (musprov) untuk memilih ketua baru yang akan memimpin organisasi tersebut.

Nabil mengaku menyayangkan kasus tersebut terjadi di lingkungan olahraga. Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi seluruh pengurus cabang olahraga untuk lebih fokus pada pembinaan, pemberdayaan atlet, serta peningkatan prestasi.

Menurutnya, integritas dan profesionalisme pengurus olahraga sangat penting agar ekosistem olahraga tetap sehat dan kondusif bagi para atlet.

“Secara organisasi, apabila diperlukan, KONI akan ikut membantu mempersiapkan berbagai kegiatan yang dilaksanakan KBI Jawa Timur, khususnya dalam menyambut ajang PON Bela Diri,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga kondusivitas dunia olahraga di Jawa Timur agar pembinaan atlet tetap berjalan optimal serta mampu melahirkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.(*) 

Tombol Google News

Tags:

koni Koni Jatim M Nabil kick boxing pelecehan seksual pelecehan seksual kick boxing