Ramadan sebagai Momentum Terbaik Beribadah, Ini Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah

8 Maret 2026 04:11 8 Mar 2026 04:11

Thumbnail Ramadan sebagai Momentum Terbaik Beribadah, Ini Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah

Ilustrasi Seorang Ustadz sedang Tausiyah (Desain: Syakira Rizki Thalita/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Bulan Ramadan merupakan momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Bulan ini tidak hanya identik dengan ibadah puasa, tetapi juga menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT. Setiap tahun, Ramadan hadir sebagai kesempatan berharga yang membawa rahmat, ampunan, serta pahala yang dilipatgandakan bagi setiap amal kebaikan yang dilakukan oleh seorang muslim.

Hal ini dijelaskan oleh Khalid Basalamah dalam sebuah kajian yang diunggah di channel YouTube Khalid Basalamah Official pada 3 Maret 2026. Dalam kajian tersebut, ia menekankan bahwa hakikat kehidupan manusia adalah beribadah kepada Allah SWT. Menurut Ustadz Khalid Basalamah, manusia diciptakan bukan sekadar untuk menjalani kehidupan dunia, tetapi untuk mengabdi kepada Sang Pencipta.

“Kita diciptakan untuk sholat, untuk puasa, untuk zikir, untuk membaca Al-Qur’an, dan menjalankan berbagai ibadah lainnya,” ujarnya.

Menurut Ustaz Khalid Basalamah, kesadaran tentang tujuan hidup ini sangat penting agar seorang muslim tidak terjebak dalam kesibukan dunia semata. Aktivitas seperti bekerja, makan, atau mencari harta hanyalah bagian dari kehidupan, namun tidak boleh mengalahkan tujuan utama manusia diciptakan, yaitu beribadah kepada Allah SWT.

Lebih lanjut, menurut Ustadz Khalid Basalamah, bulan Ramadan dapat diibaratkan sebagai tamu agung yang datang membawa berbagai kebaikan. Ia menukil perkataan para ulama yang menggambarkan Ramadan seperti utusan seorang raja kepada suatu kaum. Jika kaum tersebut memuliakan utusan itu, maka sang raja akan memberikan penghargaan kepada mereka. Sebaliknya, jika mereka mengabaikannya, maka mereka akan kehilangan kesempatan besar.

“Ramadan ini seperti utusan Allah yang datang setahun sekali membawa pengampunan, rahmat, dan pelipatgandaan amal,” ujarnya.

Menurut Ustadz Khalid Basalamah, karena Ramadan hanya datang sekali dalam setahun, maka setiap muslim seharusnya memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. Bulan ini bukan sekadar waktu menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, memperbanyak doa, serta menjaga lisan dari perkataan yang buruk.

Selain itu, menurut Ustadz Khalid Basalamah, Ramadan juga merupakan ajang perlombaan dalam kebaikan bagi orang-orang beriman. Para ulama salaf terdahulu sangat memanfaatkan bulan ini untuk meningkatkan amal ibadah mereka. Mereka berlomba-lomba melakukan kebaikan karena memahami bahwa kesempatan Ramadan sangat berharga dan tidak semua orang dapat menjumpainya kembali.

Beliau juga mengingatkan bahwa manusia tidak pernah mengetahui kapan ajal akan datang. Karena itu, setiap kesempatan beribadah harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

 “Tidak ada yang bisa menjamin kita masih hidup besok, apalagi menjamin kita akan bertemu Ramadan berikutnya,” ujarnya.

Kesadaran akan keterbatasan waktu hidup ini, menurut Ustadz Khalid Basalamah, seharusnya menjadi dorongan bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal saleh. Ramadan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan meraih pahala sebanyak-banyaknya.(*)

Tombol Google News

Tags:

#tausiyahramadan Hikmahramadan Ramadan #khalidbasalamah #beribadah