Setiap Hari 1.000 Porsi Ludes, Buka Bersama di Masjid Al Falah Surabaya Diserbu Jemaah

27 Februari 2026 16:44 27 Feb 2026 16:44

Thumbnail Setiap Hari 1.000 Porsi Ludes, Buka Bersama di Masjid Al Falah Surabaya Diserbu Jemaah

Suasa buka bersama di Masjid Al-Falah, Surabaya. Senin, 23 Februari 2026 (Foto: Ilma Nurlaila/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Suasana Ramadan di Masjid Al Falah yang berlokasi di Jalan Raya Darmo Nomor 137 A, Wonokromo, Surabaya, selalu dipenuhi antusiasme jemaah.

Mereka datang untuk mengikuti kajian sekaligus berbuka puasa bersama.

Program buka bersama ini bukan kegiatan baru. Tradisi tersebut telah berlangsung sejak masjid berdiri pada 1 Ramadan 1393 Hijriah atau bertepatan dengan 23 September 1973.

Pembina Remaja Masjid Al Falah sekaligus Wakil Panitia Ramadan, Andy Mario Yudistira Putra atau Mas Yudis, menjelaskan setiap hari panitia menyiapkan ratusan porsi makanan bagi jemaah.

“Kurang lebih kami siapkan antara 800 sampai 1.000 porsi per hari. Alhamdulillah, hampir selalu habis karena memang banyak jamaah yang datang,” ujarnya, Jumat, 27 Februari 2026.

Penyediaan makanan pada Senin hingga Jumat didukung lembaga yang dinaungi Yayasan Al Falah. Sementara Sabtu dan Minggu, masjid melibatkan UMKM binaan di sekitar lingkungan masjid.

“Kalau akhir pekan kami menggandeng UMKM sekitar. Harapannya Ramadan ini juga bisa membantu perputaran ekonomi warga sekitar masjid,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, pembagian makanan menggunakan sistem kupon untuk menjaga ketertiban.

Kupon dibagikan kepada jemaah dan ditukarkan dengan nasi kotak setelah salat Magrib. Meski demikian, panitia tetap berupaya agar tidak ada jemaah yang berbuka tanpa makanan.

“Kami pakai sistem kupon supaya lebih tertib. Tapi kalau ada jamaah yang tidak kebagian kupon, tetap kami usahakan dapat takjil atau jajanan ringan. Intinya, jangan sampai ada yang tidak berbuka,” jelas Mas Yudis.

Selain buka bersama, Masjid Al Falah juga memiliki jadwal kajian Ramadan yang padat, mulai kajian Subuh, mimbar Zuhur, kajian menjelang berbuka, hingga kajian saat Tarawih.

Kajian menjelang Magrib menjadi salah satu yang paling diminati karena jemaah dapat menunggu waktu berbuka sambil memperdalam pemahaman keagamaan.

Peran Remaja Masjid juga sangat penting dalam mendukung kelancaran kegiatan.

Sejak siang hari, para remaja telah mempersiapkan takjil, termasuk membungkus kurma masing-masing tiga butir per kemasan.

Setelah kajian, mereka membagikan teh dan kurma kepada jemaah serta membantu menjaga kebersihan area masjid.

Salah satu jemaah, Lail, mengaku baru pertama kali berbuka puasa di Masjid Al Falah. Ia menilai suasana buka bersama terasa seru sekaligus menenangkan.

“Wah ternyata seru. Dapat makan banyak, tapi harus shaf depan biar kebagian kupon,” ujarnya sambil tersenyum.

Menurutnya, suasana yang tenang membuat momen berbuka terasa lebih khusyuk.

Ia berharap ke depan jumlah makanan dan takjil yang disediakan semakin banyak agar lebih banyak jemaah merasakan manfaatnya.

Berlokasi di kawasan Darmo yang dikenal padat lalu lintas, Masjid Al Falah juga kerap menjadi masjid transit bagi para pekerja yang belum sempat tiba di rumah saat waktu berbuka.

Dengan berbagai program tersebut, pengurus berharap masjid terus berkembang sebagai pusat peradaban yang mencakup aspek ibadah, pendidikan, dakwah, dan sosial bagi masyarakat Surabaya.(*)

Tombol Google News

Tags:

#pernakpernikramadan #bukabersama Ramadan surabaya #masjidalfalah Masjid Al Falah Buka bersama Kajian Islam Remaja masjid UMKM