KETIK, PROBOLINGGO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo, mengalami sejumlah perkembangan, sejak 2021. Demikian dikatakan Ketua PMI Kota Probolinggo Mega Guntara.
“Selain menjalankan berbagai kegiatan rutin, PMI sekaligus mencatat beberapa capaian di tingkat daerah dan provinsi,” katanya kepada ketik.com, Rabu 18 Februari 2026.
Sejumlah penghargaan dimaksud, antara lain, keberhasilan kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Kota Probolinggo, dalam ajang Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) ke X. Acara tersebut digelar di tingkat Provinsi Jawa Timur, pada 2025 lalu.
“Dalam kegiatan itu, perwakilan dari Kota Probolinggo, memperoleh beberapa trofi di berbagai kategori dan meraih posisi Juara Umum II tingkat Madya,” sambung Mega Guntara.
Hasil ini menurutnya juga menunjukkan suksesnya pembinaan pelajar di tingkat sekolah, khususnya dalam kegiatan kepalangmerahan dan kesiapsiagaan.
Tak hanya itu. Di bidang donor darah, PMI Kota Probolinggo, juga menjadi bagian dari pencatatan rekor oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Yakni terkait jumlah kelompok donor darah aktif di kota setempat.
Pengakuan tersebut diberikan atas keterlibatan banyak komunitas dan kelompok masyarakat dalam kegiatan donor darah. Program donor darah sendiri merupakan kegiatan rutin PMI yang melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga lain.
Dalam kesempatan berbeda Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, mengapresiasi capaian PMI. Menurutnya, PMI Kota Probolinggo, fokus pada pelayanan dasar, seperti penyediaan stok darah, penanganan awal saat terjadi bencana, serta pembinaan relawan dan anggota PMR.
“Prestasi dan penghargaan yang diraih menjadi bagian dari dinamika organisasi dalam menjalankan fungsi kemanusiaannya di Kota Probolinggo,” katanya pada peringatan HUT PMI ke-80 di Markas PMI Kota Probolinggo, 5 Oktober 2025. (*)
