KETIK, BATU – Proses evakuasi kendaraan kecelakaan di Jalan Patimura, Kota Batu, masih berlangsung hingga Rabu petang, 18 Februari 2026. Menyusul insiden truk tronton yang diduga mengalami rem blong dan menabrak sejumlah kendaraan.
Hingga pukul 18.29 WIB, petugas gabungan dari Polres Batu dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu masih berupaya mengevakuasi truk berukuran besar tersebut dari badan jalan. Arus lalu lintas di jalur utama itu pun tersendat akibat proses penanganan dan antrean kendaraan yang mengular.
Di lokasi kejadian, dua unit minibus dan dua sepeda motor tampak mengalami kerusakan cukup parah. Beberapa kendaraan ringsek di bagian depan dan samping setelah terdampak hantaman truk.
Berdasarkan data sementara dari relawan PMI Kota Batu, kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Salah seorang warga Temas, Frenky Junaedi, mengaku mengetahui peristiwa itu setelah mendengar suara benturan keras dari dalam rumahnya.
“Saya mendengar suara tabrakan yang cukup keras. Ketika keluar rumah, truk sudah berhenti setelah menabrak tiang listrik dan lampu penerangan jalan di depan rumah,” ujarnya.
Ia menuturkan, sopir truk berada seorang diri tanpa didampingi kernet. Saat dimintai keterangan oleh warga sekitar, pengemudi tersebut mengaku kendaraannya mengalami gangguan pada sistem pengereman.
“Pengemudinya sendirian. Dia mengatakan remnya tidak berfungsi. Saat ditanya, kondisinya juga terlihat bingung dan mengaku tidak mengetahui sudah berapa kendaraan yang tertabrak,” kata Frenky.
Petugas masih melakukan pendataan kendaraan terdampak serta mengatur arus lalu lintas secara bergantian sambil menunggu proses evakuasi truk selesai dilakukan. (*)
