KETIK, SIDOARJO – Pakaidonk, sebuah penyedia layanan pembayaran digital bagi masyarakat dan pelaku bisnis terus memperkuat lini bisnisnya, setelah melakukan silaturahmi bersama seluruh karyawannya pada Kamis 9 April 2026.
Momentum silaturahmi, dalam rangka Idulftri juga dipergunakan memperkuat visi dan misi mengenai target-target yang hendak direalisasikan.
CEO Pakaidonk, Robed Jon Paloboran mengatakan ada tiga agenda dalam pertemuan dengan semua karyawan di kantornya hari ini.
"Acara hari ini selain halalbihalal untuk mempererat tali silaturahmi, kami juga mempererat komunikasi antar seluruh karyawan yang ada," katanya.
Kemudian selanjutnya, untuk menyatukan visi dan misi dari seluruh karyawan, tujuannya demi kemajuan pakaidonk sendiri.
Selain itu ia juga menargetkan pada ekspansi, melebarkan bisnisnya hingga ke luar negeri pada kuartal 3 2026 ini. Dimana saat ini sedang dipersiapkan.
"Dalam waktu dekat ini yang pasti. Maksimal Q3 2026 kami sudah implementasi," jelasnya.
CEO dan para karyawan Pakaidonk menyamakan visi dan misi untuk memperlebar bisnis hingga luar negeri. (Foto: Fitra/Ketik.com)
Pelayanan pembayaran digital yang disasar pakaidonk berupa fitur QRIS cross-border. Harapannya dengan layanan ini membuat pelanggan semakin nyaman dengan pakaidonk untuk melakukan aktivitas pembayaran.
"Yang pasti kami mengikuti fitur yang sudah ditetapkan oleh ASPI ataupun BI yaitu QRIS cross-border. Sehingga dengan QRIS cross-border ini transaksi antar negara bisa dijalankan," jelasnya.
Robed mengungkapkan, pakaidonk saat ini telah dipergunakan oleh ratusan pengguna, di antaranya 300 agregator yang sudah terintegrasi dengan pakaidonk.
"Kedua secara offline. Penggunanya dari merchant sekitar hampir 35.000-an merchant," ungkapnya.
Hingga saat ini, layanan pembayaran pakaidonk yang sering dipergunakan berupa pembayaran non-tunai QRIS.
"Kalau dilihat memang secara keunggulannya tetap transaksi QRIS yang mendominasi. Ke depan kami akan terus mengembangkannya bujannhanya satu kategori QRIS MPM, tapinjuya CPM," tegasnya. (*)
