Ust Das'ad Latif: Bu Gubernur Khofifah Hati-Hati Tukang Bisik, Manfaatkan Dakwah dengan Kekuasaan

5 April 2026 08:45 5 Apr 2026 08:45

Thumbnail Ust Das'ad Latif: Bu Gubernur Khofifah Hati-Hati Tukang Bisik, Manfaatkan Dakwah dengan Kekuasaan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Ulama Ust Das'ad Latif berfoto bersama anak yatim serta alumni IPDN dalam halalbihalal IKAPTK Jatim di Graha Sabha Dinas Pendidikan Jatim di Surabaya pada Sabtu, 4 April 2026. (Foto: Humas Disdik Jatim)

KETIK, SURABAYA – Ulama Ustaz Das'ad Latif mengingatkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa agar berhati-hati dengan orang-orang di sekeliling, terutama pembisik yang berniat tidak baik agar tidak terjerumus.

"Hati-hati dengan tukang bisik, tukang jilat, kontraktor bahkan sekarang hati-hati dengan pengurus MBG yang tidak peduli terhadap rakyat. Sebab mereka yang niatnya tidak baik dapat merusak negara ini," ujarnya dalam tausiyah Halalbihalal IKAPTK di Graha Sabha Dinas Pendidikan Jatim di Surabaya pada Sabtu, 4 April 2026.

Menurut dia, sudah banyak contoh pejabat, baik kepala daerah maupun anggota DPR yang terjebak karena orang-orang di sekelilingnya. Meski tidak semua berniat buruk, namun kehati-hatian menjadi sangat penting.

Ia juga menjelaskan bahwa sejatinya menjadi pejabat dapat memuluskan masuk surga Allah SWT karena memiliki wewenang dan berdakwah dengan kekuasaan.

"Hebatnya dakwah dengan kekuasaan ini harus dimanfaatkan baik. Agama Islam tidak melarang untuk menjadi pejabat, tapi kehati-hatian dalam menjalankan jabatan yang merupakan amanah dari Allah tersebut," ucap dia.

Pada kesempatan sama, ulama yang juga akademisi itu juga mengingatkan umat pada umumnya untuk berhati-hati dalam mendidik anak. Sebab, kata dia, hanya anak yang mendoakan orang tua saat kelak sudah tiada.

"Kalau tidak punya anak bagaimana? Masih ada anak yatim. Merekalah yang harus kita rawat, didik dan cintai," kata Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin Makassar tersebut.

Tak itu saja, Ustaz Das'ad Latif juga meminta masyarakat untuk berhati-hati menggunakan media sosial, terlebih pada zaman sekarang yang perkembangan teknologinya sudah semakin canggih.

"Sekarang zamannya AI (kecerdasan buatan). Saya pernah jadi korban orang tak bertanggung jawab menjadi bintang iklan promosi obat kuat. Pakai wajah dan suara saya dan banyak yang percaya," tutur dia.

"Ini tentu meremehkan saya, padahal saya sampai sekarang tanpa obat kuat juga masih kuat," tambahnya diiringi tertawa hadirin yang mayoritas alumni IPDN asal Jatim dari berbagai angkatan tersebut.

Sementara itu, di akhir tausiyahnya ia berharap Gubernur Khofifah dan para pejabat di Pemprov Jatim selalu diberi kekuatan dalam menjalankan amanah yang berpihak kepada rakyat.

Sedekah terhadap anak yatim, warga miskin dan dhuafa diharapkan tidak pernah berhenti. Justru bisa lebih dikembangkan sehingga banyak rakyat yang senang.

"Siapa tahu keberkahan Jatim selama ini karena doa-doa mereka anak yatim, dhuafa dan warga miskin. Oleh Ibu Gubernur mereka diperhatikan dan semoga membawa keberkahan di dunia maupun akhirat," tukas Ustaz Das'ad Latif. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Khofifah dasad latif Gubernur Jatim Ipdn Ikaptk halalbihalal Silaturahmi anak yatim