KETIK, SURABAYA – Tim Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Kota Surabaya pada Rabu, 8 April 2026, melakukan kunjungan ke Asrama Haji Surabaya. Kedatangan mereka untuk melihat persiapan menyambut kedatangan Jemaah Calon Haji (JCH) 2026.
BBKK memeriksa sanitasi di Asrama Haji Surabaya. Hal ini bertujuan agar JCH aman saat transit di sana sebelum terbang ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji.
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Lingkungan BBKK Kota Surabaya, Yuyung Setiyowati, menjelaskan pemeriksaan sanitasi bertujuan memastikan lingkungan Asrama Haji memenuhi standar kesehatan.
“Pemeriksaan ini dalam rangka memastikan bahwa lingkungan asrama sehat dan memenuhi syarat kesehatan, sehingga dapat mendukung pelaksanaan operasional haji,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pemeriksaan sanitasi ini fokus pada empat aspek, yaitu kondisi sanitasi gedung dan bangunan, penyediaan air bersih, pengelolaan sampah dan limbah, serta pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit menular.
Pihak Asrama Haji Surabaya menyambut baik pemeriksaan sanitasi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan fasilitas sesuai rekomendasi dari petugas kesehatan.
Kasubbag Umum Asrama Haji Surabaya, Abdullah Mawardi, mengatakan sejumlah perbaikan telah dilakukan, terutama pada fasilitas yang dinilai kurang layak.
“Dengan adanya bantuan BBKK, kami mengetahui kekurangan apa saja yang harus diperbaiki. Sejumlah fasilitas yang sebelumnya kurang layak sudah mulai dibenahi, seperti perbaikan kamar dan kebocoran di area Bir Ali,” jelasnya. (*)
