KETIK, SURABAYA – Peristiwa memilukan kembali terjadi di Surabaya, sebuah tabung elpiji meledak di daerah Babadan. Akibatnya dua orang mengalami luka, salah satunya seorang nenek berusia 69 tahun yang mengalami luka bakar.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Surabaya, Muhammad Rokhim menceritakan kronologi kejadian.
Katanya, insiden tersebut bermula saat nenek Supriatin (69) hendak memasak di dapur. Tak lama berselang, terdengar suara ledakan dari dapur. Saat dilihat, Supriatin sudah mengalami luka bakar sebanyak 80 persen.
Usai kejadian, tim gabungan dari Dinas Pemadaman dan Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, serta Posko Terpadu Utara langsung meluncur ke lokasi pada pukul 03.45 WIB.
"Kami tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pukul 03.50 WIB. Unit Tempur Rayon 1 tiba di titik kebakaran langsung melakukan pengecekan karena api sudah dipadamkan warga," katanya, Rabu 8 April 2026.
Kendati demikian, tim pemadam, kata Rokhim tetap melakukan pembasahan untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kondisi baru dipastikan benar-benar kondusif pada pukul 04.14 WIB. "Akibat ledakan tersebut atap dan genting ambrol," jelasnya.
Selain nenek Supriatin, korban ledakan elpiji melukai Erwin (44). Ia mengalami luka bakar 30 persen di tangan. Dua orang korban itu merupakan penghuni rumah.
Kedua korban saat ini sudah mendapatkan perawatan, setelah dirujuk ke Rumah Sakit Dr Soetomo, Surabaya. (*)
