KETIK, SAMPANG – Pemuda Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, mendesak Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) dan Polres Sampang segera mengganti Kapolsek Sokobanah, Iptu Sujiyono.
Desakan tersebut muncul akibat kondisi keamanan dan keselamatan masyarakat (kamtibmas) yang dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan.
Desakan itu disampaikan Abdurrahman Wahid, pemuda asal Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, yang dikenal sebagai pemerhati hukum, politik, dan keamanan. Saat ini, Wahid juga tercatat sebagai mahasiswa Magister Ilmu Hukum di Universitas Trunojoyo Madura (UTM).
Ia menyatakan dukungannya terhadap program reformasi Polri, khususnya di lingkungan Polres Sampang.
Namun, menurutnya, reformasi tersebut harus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret, salah satunya melalui evaluasi dan penyegaran jabatan di tingkat sektor kepolisian.
“Sebagai pemuda Sokobanah, kami mendukung penuh Polri. Namun, dukungan itu harus dibarengi dengan tindakan nyata di lapangan, termasuk evaluasi dan penyegaran reformasi jabatan khususnya segera sertijab Kapolsek Sokobanah Iptu Sujiyono,” ujarnya, Minggu, 11 Januari 2026.
Abdurrahman Wahid menegaskan perlunya mutasi Kapolsek Sokobanah karena situasi kamtibmas di wilayah tersebut masih dinilai memprihatinkan. Menurutnya, berbagai aktivitas ilegal masih sering terjadi dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Kami berharap Kapolsek Sokobanah, Iptu Sujiyono, segera diganti. Hingga saat ini masih marak praktik sabung ayam dan kasus pencurian yang meresahkan warga,” tegasnya.
Dia menilai maraknya aktivitas ilegal tersebut mencerminkan lemahnya penegakan hukum serta pengawasan di tingkat kepolisian sektor. Jika kondisi ini dibiarkan, ia khawatir kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian akan terus menurun.
"Oleh karena itu, kami mendesak Polda Jawa Timur dan Polres Sampang segera mengambil langkah tegas melalui sertijab dan mutasi Kapolsek Sokobanah demi terwujudnya keamanan dan meningkatkan ketertiban masyarakat yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Sokobanah Iptu Sujiyono saat dikonfirmasi terkait hal tersebut belum merespons hingga berita ini diterbitkan.(*)
