KETIK, SURABAYA – Memasuki bulan suci Ramadan, aktivitas ekonomi masyarakat mulai meningkat daya tarik untuk memulai usahannya. Momentum Ramadan ini dimanfaatkan pelaku UMKM dan pengusaha pemula untuk meraih keuntungan, sejumlah jenis usaha tercatat mengalami peningkatan permintaan paling tinggi.
Tiga piihan usaha yang dinilai paling cocok dalam masa Ramadan ini adalah busana muslim dan pakaian lebaran, hampers atau parcel Ramadan, serta snack dan kue kering khas hari raya.
- Busana Muslim dan Pakaian Lebaran Tetap Mendominasi
Usaha di bidang fashion muslim masih menjadi favorit setiap Ramadan. Kebiasaan masyarakat mengenakan pakaian baru saat merayakan Idul Fitri mendorong tingginya permintaan berbagai produk, mulai dari gamis, baju koko, hingga pakaian seragam keluarga.
Selera pasar menunjukkan perubahan, khususnya di kalangan milenial dan Gen Z. Konsumen kini cenderung memilih desain yang lebih personal, serta merepresentasikan karakter diri, gaya minimalis dengan sentuhan modern dan warna-warna lembut diprediksi akan menjadi tren utama.
- Hampers dan Parcel Ramadan
Tradisi berbagi hampers menjelang lebaran juga terus berkembang. Selain mempererat tali silaturahmi, hampers kini dipandang sebagai bentuk apresiasi kepada keluarga, sahabat, maupun mitra kerja.
Masyarakat tidak hanya mempertimbangkan tampilan kemasan yang menarik, tetapi juga nilai guna dari isi hampers, seperti perlengkapan ibadah, produk makanan premium, atau kebutuhan rumah tangga yang dikemas secara elegan.
- Snack dan kue kering
Menjelang Idulfitri, permintaan kue kering seperti nastar, putri salju, hingga varian modern selalu meningkat signifikan. Tradisi menyuguhkan kue kepada tamu saat lebaran masih menjadi kebiasaan yang dijaga hingga kini.
Tidak hanya untuk konsumsi keluarga, kue kering juga banyak dibeli sebagai pelengkap hampers atau hadiah silaturahmi. Para pedagang rumahan kembali menghadirkan inovasi rasa dan kemasan agar mampu menarik perhatian pelanggan. (*)
