Menko Pangan Goes to School Pantau Pelaksanaan MBG di 4 Sekolah Kabupaten Bandung

22 Januari 2026 18:34 22 Jan 2026 18:34

Thumbnail Menko Pangan Goes to School Pantau Pelaksanaan MBG di 4 Sekolah Kabupaten Bandung

Menko Pangan Zulkifli Hasan didampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau pelaksanaan Program MBG di sekolah Kabupaten Bandung, Kamis (22/1/26).(Foto:iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memaparkan keunggulan program unggulan Presiden Prabowo yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) di hadapan para siswa SMA dan SMK di Kabupaten Bandung, Kamis 22 Januari 2026. 

Zulhas menyambangi empat sekolah yakni Madrasah Aliyah (MA) Al Mukhlis di Kecamatan Cangkuang, dan tiga sekolah di Kecamatan Soreang yakni SMK Negeri 1 Soreang, SMA Negeri 1 Soreang dan SMK Merdeka Soreang. 

Dalam kunjungan bertema Menko Pangan 'Goes to School' itu, Zulhas didampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna (Kang DS) dan pejabat lainnya. Rombongan Menko disambut meriah oleh para siswa dan guru-guru di empat sekolah tersebut. 

Sambil berdialog santai dengan para siswa, Menko Zulhas menyampaikan tujuan dan manfaat Program MBG yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo. 

Menurutnya, Program MBG tersebut di antaranya bertujuan untuk membangun generasi sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045 dengan pemenuhan asupan makanan bergizi.

"Anak-anak Indonesia mesti pinter, mesti sehat. Enggak boleh kalah sama anak-anak Tiongkok, Korea, Singapura dan juga anak-anak Barat. Kuncinya yaitu ada di asupan makanan," ujar Zulhas. 

Ia menyebut 20 tahun lalu, fisik dan kecerdasan orang Indonesia sama hebatnya dengan orang Jepang, Korea, Tiongkok hingga Singapura. Namun, kata Zulhas, saat ini Indonesia tertinggal karena mereka belum menginvestasikan banyak anggaran untuk memberi asupan makanan bergizi bagi rakyatnya.

"Kita lihat Singapura. Mereka enggak punya sumber daya alam seperti kita. Tapi mereka negara kaya. Kenapa? Karena orangnya pinter-pinter dan sehat. Kenapa pinter dan sehat? Karena makanannya bagus. Gizinya seimbang. Jadi asupan makanan bergizi ini penting," tuturnya. 

"Jadi di negara-negara maju itu, makanannya bergizi. Nah di kita baru. Pak Presiden Prabowo tahu permasalahan, dan tahu solusi. Makanya kebijakan Pak Presiden yaitu Makan Bergizi Gratis," tambah Zulhas. 

Menko Pangan juga berpesan kepada para siswa Kabupaten Bandung agar mereka bersungguh-sungguh dalam belajar dan meraih cita-cita. Terlebih, saat ini para siswa dapat menikmati berbagai kemudahan dan fasilitas memadai dalam mengenyam pendidikan termasuk dukungan MBG. 

"Dulu saya sekolah jalan kaki lima kilometer. Terus belum ada listrik. Atap sekolah juga bocor. Tapi alhamdulillah saya bisa jadi Menko Pangan. Pernah jadi Ketua MPR. Nah, kalian juga bisa jadi apapun yang diinginkan asal bersungguh-sungguh dan berani. Kesuksesan ditentukan oleh kalian sendiri," tegas Zulhas. 

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Partai Amanat Nasional bersama Bupati Bandung Kang DS juga sempat bagi-bagi hadiah kepada sejumlah siswa seraya menyosialisasikan manfaat Program MBG. 

Ia menegaskan melalui program unggulan MBG ini, Presiden Prabowo Subianto menginginkan agar anak-anak Indonesia memiliki fisik yang sehat dan kuat serta kecerdasannya seperti anak-anak negara-negara maju sebagai investasi menuju Indonesia Emas 2045.(*)


 

Tombol Google News

Tags:

  Menko Pangan Zulhas Zulkifli Hasan MBG BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA