KETIK, SURABAYA – Kepercayaan mitra terhadap kualitas produk ayam yang diproduksi PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda terus mengalami peningkatan. Salah satunya datang dari mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menggunakan pasokan ayam dari RPH Unggas Surabaya yang digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Yayasan Guntur Perkasa Generasi Emas sekaligus mitra SPPG Panjang Jiwo, Sarono Jiwo Surabaya, Sofi Riandini, menyampaikan apresiasi terhadap kualitas ayam hasil produk RPH Surabaya. Ia menilai produk ayam yang diterima tim dapur selalu dalam kondisi baik dari segi kualitas maupun potongannya.
“Kami yakin dengan RPH. Produknya dijamin, kualitas ayamnya, kualitas halalnya, dan semuanya dikerjakan oleh tenaga yang profesional,” kata Sofi.
Ia mengatakan bahwa kebutuhan ayam untuk operasional dapur SPPG tergolong besar untuk setiap harinya. Dalam satu SPPG, kebutuhan ayam mencapai angka 250 kilogram hingga 350 kilogram.
Menurut dia, kualitas ayam yang konsisten turut memudahkan tim dapur dalam menyiapkan menu makanan yang layak dan menarik bagi para penerima manfaat program MBG. Hal tersebut menjadi salah satu alasan pihaknya memilih RPH Surabaya sebagai pemasok.
“Alhamdulillah koki kami puas dengan ayam yang dikirim dari RPH. Pertama, potongannya bagus, kualitasnya juga bagus, sehingga untuk penyajian menjadi sangat baik dan layak diberikan kepada para penerima manfaat,” katanya.
Selain menjaga kualitas produk, Sofi berharap RPH Surabaya dapat terus mempertahankan standar layanan serta memberikan harga yang kompetitif bagi para mitra.
Ia juga berharap RPH Surabaya dapat menambah variasi produk ayam agar SPPG memiliki lebih banyak pilihan dalam menyusun menu makanan.
“Harapan kami, RPH bisa terus meningkatkan layanan dan menambah jenis-jenis produknya sehingga bisa menjadi variasi menu bagi kami di SPPG Surabaya,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Niaga PT RPH Surabaya Perseroda Megawati mengatakan kepercayaan dari berbagai SPPG menjadi bukti kesiapan RPH-U Surabaya dalam menjaga kualitas pasokan ayam yang halal dan higienis.
Saat ini terdapat 12 SPPG yang telah menjadi mitra resmi RPH, tidak hanya dari Surabaya tetapi juga dari daerah lain seperti Sidoarjo dan Menganti.
Megawati menambahkan produk RPH Surabaya telah memenuhi standar keamanan pangan serta mengantongi Sertifikat Halal dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV).
Proses pemotongan dilakukan oleh juru sembelih halal (Juleha) yang terlatih di bawah pengawasan dokter hewan dengan menggunakan peralatan modern dan dilengkapi sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Sistem tersebut memastikan kualitas ayam tetap terjaga sejak proses pemotongan hingga distribusi kepada pelanggan. (*)
