KETIK, MALANG – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 Kota Malang. Hal ini dilakukan, usai ada temuan belatung pada item dua menu MBG yaitu puding stroberi dan macaroni schotel.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat nomor 822/D.TWS/03/2026 yang ditandatangani langsung oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II Albertus Dony Dewantoro. Surat keputusan itu dikeluarkan tertanggal 10 Maret 2026.
Ketua Satgas MBG Kota Malang yang juga Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mengatakan, surat keputusan itu telah diterimanya. Serta merupakan tindak lanjut atas laporan adanya item menu MBG tidak layak yang diproduksi oleh SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2.
"Surat suspend dari BGN atas kejadian menonjol terkait menu MBG dari SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 sudah turun dan sudah kami terima," jelasnya, Selasa, 10 Maret 2026.
Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa penghentian operasional dilakukan berdasarkan laporan Kepala SPPG Kota Malang Lowokwaru Tulusrejo 2 tertanggal 9 Maret 2026 terkait temuan binatang pada menu MBG. Selain itu, keputusan juga mempertimbangkan arahan pimpinan BGN terkait terhambatnya proses distribusi MBG tersebut.
"Sehubungan dengan adanya laporan terkait ketidaksesuaian menu makanan, yaitu ditemukannya belatung pada menu makanan. Maka sebagai bentuk tindak lanjut dan untuk dilakukan evaluasi serta perbaikan dalam proses pengolahan serta penyajian makanan, SPPG Kota Malang Lowokwaru Tulusrejo 2 untuk sementara dihentikan operasionalnya," demikian isi surat keputusan tersebut.
Penghentian ini berlaku hingga proses evaluasi, pembinaan, serta perbaikan sistem pengolahan dan penyajian makanan dinyatakan selesai. Langkah itu diambil untuk memastikan kualitas mutu dan keamanan MBG yang didistribusikan tetap terjaga.
Seperti diketahui, belatung ditemukan pada puding stroberi yang merupakan salah satu item menu MBG produksi SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2, Kota Malang. Temuan tersebut dilaporkan oleh sejumlah orang tua murid di salah satu SD Negeri di Kecamatan Lowokwaru pada Rabu, 3 Maret 2026.
Keesokan harinya, Kamis, 4 Maret 2026, belatung kembali ditemukan. Kali ini berada pada menu macaroni schotel, namun belatung tersebut ditemukan di luar makanan, tepatnya pada bagian kemasan. (*)
