KETIK, SITUBONDO – Kembali bantuan kerohimman tahap 4 dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) melalui Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, disalurkan untuk masyarakat terdampak pembangunan Lapangan Terbang KASA, Rabu 11 Maret 2026.
Penyaluran kerohimman sebanyak 150 sapi dan 300 domba tersebut berlangsung di kandang Dusun Banaran, Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo berlangsung tertib, aman dan lancar.
“Kami bersama Forkopimcam Asembagus, Jangkar dan Banyuputih bersama Dinas Peternakan dan Perikanan serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Situbondo telah melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan Kerohiman ternak sapi dan kambing untuk pekerja buruh tani melon dan lain-lain yang terdampak pembangunan Bandara Kiai As’ad,” kata Faishol Afandi, Camat Asembagus koordinator penyaluran bantuan Kerohimman.
Pada penyaluran bantuan tahap 4 ini, kata Faishol, jumlah penerima sebanyak 150 orang dari dua kecamatan, yaitu Kecamatan Banyuputih dan Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo.
“Penyaluran bantuan kerohimman ternak sapi dan domba kali ini, dikunjungi oleh Kolonel Arm Sugeng Riyadi (Pa Sahli Bid OMP Kodam V/Brw), Kolonel Mar Kurniawan Basuki Cahyono Putro (Lo AL Kodam V/Brw), Letkol Inf Tri Wiratno Dandim 0823 Situbondo dan Kasdim 0823 Situbondo Mayor Kav Aan Jauhari,” jelas Faishol.
Bantuan Kerohimman tahap 4 ini, sambung Faishol, berlangsung lancar dan sangat cepat karena memang sebelumnya telah melaksanakan sosialisasi pra penyaluran. “Para penerima bantuan dan atau kelompok membawa kendaraan sendiri-sendiri, sehingga proses penyaluran bantuan Kerohimman tersebut berlangsung cepat. Insyaallah data penerima valid,” jelasnya.
Sebelum bantuan kerohimman, satu ekor sapi dan dua ekor domba diserahkan, lanjut Faishol, hewan ternak tersebut sudah melalui proses pemeriksaan kesehatan hewan yang dilakukan oleh dokter hewan pada Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo.
Warga penerima manfaat bantuan kerohimman tersebut, kata Faishol, setiap orang mendapat satu ekor sapi dan dua ekor domba. Mereka dihimbau agar tidak menjual bantuan ternak itu dan jika dijual akan mendapat sanksi.
“Pesan Mas Bupati Rio dan Mbak Wabup Ulfi, penerima bantuan tidak boleh menjual ternak yang didapat dari Kemenhan RI melalui Pemkab Situbondo. Maka itu, kita tim akan terus melakukan monitoring kepada penerima bantuan Kerohiman tersebut,” pungkas Faishol.
Keterangan yang disampaikan Andri Kusumawardana, Kepala UPT Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo mengatakan, sebelum bantuan kerohimman ternak sapi dan domba ini diserahkan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan.
Foto bersama Kolonel Arm Sugeng Riyadi (Pa Sahli Bid OMP Kodam V/Brw), Dandim 0823 Situbondo dan Camat Asembagus serta Petugas Peternakan, Rabu 11 Maret 2026 (Foto: Adinda Oktaviani/ketik.com)
“Setelah kita lakukan proses pemeriksaan 150 ekor sapi dan 300 ekor domba, maka bantuan Kerohimman ternak sapi dan domba ini kita serahkan dalam kondisi sehat,” tegas Andri Kusumawardana, Kepala UPT Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo.
Sementara itu, Suhdi Kepala Desa Gadingan Kecamatan Jangkar saat mendampingi warganya mengambil bantuan kerohimman ternak sapi dan domba mengucapkan terima kasih kepada Menhan RI dan Pemkab Situbondo yang telah memberi bantuan ternak tersebut.
“Alhamdulillah, warga kami sebanyak 49 orang mendapat bantuan kerohimman dari Menhan RI dan Pemkab Situbondo. Untuk itu, atas nama masyarakat kami ucapkan terima kasih,” ujar Suhdi. (*)
