KETIK, MALANG – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI menjadi panggung pembuktian bagi civitas akademika MTsN 1 Kota Malang. Tak tanggung-tanggung, madrasah unggulan di Jalan Bandung ini memborong sederet penghargaan bergengsi.
Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas inovasi tiada henti yang lahir dari tangan dingin para pendidik dan semangat juang para siswa.
MTsN 1 Kota Malang membuktikan bahwa guru masa kini harus adaptif. Lima pendidik inspiratif berhasil meraih apresiasi dari Kantor Kemenag Kota Malang karena dinilai membawa pembaruan nyata bagi dunia pendidikan.
Sebut saja Yoga Prasetya, M.Pd yang konsisten di jalur literasi, hingga Ihda Nur Kumala Dewi, M.Pd yang sukses menciptakan video pembelajaran kreatif untuk Kurikulum Merdeka.
Selain itu, nama-nama seperti Khuzaimatul Fitriyah, M.Si (Bina Talenta), Anik Hidayati, M.Pd (Olahraga), dan Andik Bambang, M.Pd.I (Inovasi Media) turut memperpanjang daftar "motor penggerak" di madrasah ini.
Inovasi mereka menjadi kunci mengapa MTsN 1 Kota Malang tetap relevan dan unggul di tengah transformasi digital pendidikan saat ini.
Tak hanya gurunya, "pasukan" siswa MTsN 1 Kota Malang juga menunjukkan taringnya. Sebanyak 13 siswa resmi menerima penghargaan atas keberhasilan mereka menaklukkan berbagai ajang bergengsi di level nasional.
Mereka adalah Muhammad Arif Rahman, M Ardhan, Ahmad Bima, Nindita Nirmala, Kariza Aqila, Ammarista, Alisha Jovial, Farinda, M Kaizan, Axell, Bintina Rifda, Qara Aqso, dan Kayla Nabila.
Deretan nama ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu mencetak generasi emas yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga kompetitif secara non-akademik.
Capaian gemilang ini diharapkan menjadi bahan bakar semangat bagi civitas akademika lainnya. Kepala Madrasah menekankan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari ekosistem pendidikan yang kondusif dan dukungan penuh terhadap setiap talenta.
"Apresiasi ini adalah bentuk pengakuan atas kerja keras kolektif. Harapannya, ini menjadi pemantik untuk terus berinovasi, mencetak lulusan yang berakhlak mulia sekaligus unggul di kancah nasional maupun internasional," ungkap Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd.
Dengan semangat HAB ke-80 Kemenag, MTsN 1 Kota Malang kembali menegaskan posisinya: bukan sekadar sekolah, melainkan wadah bagi para juara dan inovator masa depan. (*)
