KETIK, MALANG – Kabar gembira buat kamu para pejuang pendidikan di Kota Malang!
Melalui komitmen nyata bertajuk Ngalam Pinter, Pemkot Malang kembali membuka kran beasiswa bagi para pelajar dan mahasiswa di tahun 2026.
Tidak tanggung-tanggung, anggaran sebesar Rp8.343.360.000 telah disiapkan untuk memastikan mimpi anak-anak Bumi Arema tetap melesat tinggi.
Program ini merupakan bagian dari Dasa Bakti Ngalam Pinter, sebuah upaya strategis untuk memeratakan akses pendidikan. Dana bantuan tersebut akan disalurkan melalui dua instansi, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Malang.
Kuota dan Sasaran Penerima Beasiswa 2026
Dilansir dari akun Instagram resmi @pemkotmalang, pada tahun ini Pemkot Malang menargetkan sebanyak 1.151 orang penerima manfaat. Beasiswa ini menyasar para siswa berprestasi yang berasal dari keluarga prasejahtera, mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.
Berikut adalah rincian kuotanya:
SD/Sederajat: 300 orang
SMP/Sederajat: 300 orang
SMA/Sederajat: 210 orang
Perguruan Tinggi: 341 orang
Dengan pembagian yang merata ini, diharapkan setiap jenjang pendidikan mendapatkan dukungan yang proporsional demi terciptanya generasi emas dari Kota Malang.
Besaran beasiswa yang diberikan pun tergolong kompetitif dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenjang. Setiap bulan, para penerima akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan dengan rincian sebagai berikut:
SD/Sederajat: Rp220.000 per bulan.
SMP/Sederajat: Rp330.000 per bulan.
SMA/Sederajat: Rp440.000 per bulan.
Perguruan Tinggi: Rp2.000.000 per bulan.
Bagi para mahasiswa, nominal Rp2 juta per bulan tentu menjadi angin segar untuk membantu biaya operasional kuliah maupun referensi buku, sehingga mereka bisa lebih fokus dalam mengejar prestasi akademik.
Kriteria dan Syarat
Agar penyaluran bantuan ini tepat sasaran, Pemkot Malang menetapkan sejumlah kriteria yang harus dipenuhi oleh calon pendaftar. Fokus utama program ini adalah anak-anak Kota Malang yang memiliki potensi besar namun terkendala secara ekonomi.
Berikut adalah kriteria selengkapnya:
- Merupakan warga asli Kota Malang yang dibuktikan dengan KIA, KTP, atau Kartu Keluarga (KK).
- Terdaftar aktif sebagai siswa di sekolah atau mahasiswa di perguruan tinggi (memiliki Kartu Pelajar atau KTM).
- Berasal dari keluarga miskin atau kurang mampu. Hal ini harus dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan atau data dari Dinas Sosial P3AP2KB/Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN).
Indikator Prestasi:
Akademik: Nilai rata-rata minimal 75 untuk jenjang sekolah, dan IP minimal 3,00 untuk mahasiswa.
Non-Akademik: Memiliki piagam kejuaraan, bakat khusus, atau hafal Al-Qur'an (Tahfidz).
Komitmen: Calon penerima tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga atau pihak manapun.
Hadirnya program beasiswa Ngalam Pinter ini diharapkan mampu menghilangkan sekat penghalang bagi anak-anak berprestasi untuk meraih cita-citanya.
Pemerintah Kota Malang meyakini bahwa investasi pada sumber daya manusia adalah langkah paling tepat untuk memajukan daerah. "Karena setiap anak Kota Malang berhak meraih masa depan gemilang," menjadi filosofi kuat di balik kucuran dana miliaran rupiah ini.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran, dapat segera menghubungi kantor Disdikbud Kota Malang atau melalui Bagian Kesra Setda Kota Malang. (*)
