KETIK, MALANG – Inaugurasi Universitas Ma Chung 2026 tak sekadar menjadi seremoni penyambutan mahasiswa baru. Lebih dari itu, panggung ini berubah menjadi perayaan kreativitas dan identitas budaya yang dikemas dalam balutan spektakuler bertema “Romansa Nusantara”.
Digelar pada Minggu, 22 Februari 2026 di Balai Pertiwi Universitas Ma Chung, acara ini sukses memadukan semangat lokal dan cita rasa global dalam satu malam penuh energi.
Sebagai puncak rangkaian orientasi mahasiswa baru yang dikemas dalam Ma Chung Festival (MCF), Inaugurasi tahun ini tampil lebih hidup. Tema “Romansa Nusantara” tak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam setiap pertunjukan yang merangkai kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Dosen Pembimbing kegiatan Ma Chung Festival, Aditya Nirwana, S.Sn., M.Sn., menegaskan bahwa acara ini dirancang untuk membangun kedekatan mahasiswa baru dengan lingkungan kampus.
“Kegiatan ini diselenggarakan agar mahasiswa baru semakin terlibat dengan universitas dan teman-temannya. Pada kesempatan ini mereka diberi ruang untuk mengekspresikan karya dan gagasan kreatif. Mereka juga dituntut untuk berkolaborasi dan menghasilkan karya yang bermakna,” jelasnya.
Tema “Romansa Nusantara” selaras dengan benang merah besar MCF tahun ini, yakni “From Roots to Global Boost”. Konsep tersebut menggambarkan semangat mahasiswa untuk tetap berakar pada budaya bangsa, sekaligus siap melangkah menghadapi tantangan global.
Sepanjang acara, penonton disuguhkan ragam penampilan yang menunjukkan eksplorasi seni mahasiswa baru. Mulai dari pertunjukan band, solo vokal, hingga drama yang mengangkat kisah dan warna budaya dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kreativitas dan kekompakan antar mahasiswa menjadi daya tarik utama, membuktikan bahwa kolaborasi lintas latar belakang mampu melahirkan karya yang memikat.
Tak hanya talenta internal kampus, Inaugurasi Universitas Ma Chung 2026 juga menghadirkan bintang tamu yang semakin menghidupkan suasana. Band lokal Settle Blaze dan Quick Buck tampil membakar semangat penonton dengan energi panggung mereka.
Kemeriahan semakin lengkap dengan hadirnya penyanyi muda asal Malang, Izabelle Kiara. Sosok yang telah menorehkan prestasi di kancah internasional itu membuka penampilannya dengan lagu berbahasa Mandarin berjudul “Ren Zhu”.
Lagu tersebut menghadirkan nuansa berbeda yang sejalan dengan semangat keberagaman dan perayaan budaya dalam Inaugurasi tahun ini.
Apresiasi juga datang dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Wawan Eko Yulianto, Ph.D. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh panitia MCF, khususnya tim Inaugurasi, yang telah menyiapkan acara ini dengan baik. Terima kasih juga kepada dewan juri yang telah hadir, serta kepada seluruh mahasiswa Ma Chung Festival, dan tentunya guest star spesial kita yang memeriahkan acara Inaugurasi kita malam ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa malam Inaugurasi bukanlah akhir, melainkan puncak dari proses panjang yang telah dijalani mahasiswa baru selama satu semester.
“Inilah saatnya kalian menampilkan hasil kerja keras tersebut. Semoga penampilan ini menjadi kebanggaan bagi diri kalian sendiri dan pastinya ini juga menjadi kebanggaan bagi kita semua juga,” pungkasnya.
Melalui Inaugurasi 2026, Universitas Ma Chung kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk mahasiswa yang kreatif, kolaboratif, serta berkarakter kuat.
Berakar pada budaya bangsa, namun tetap siap bersaing di panggung global—semangat itulah yang terasa kuat sepanjang perhelatan Romansa Nusantara tahun ini. (*)
