1 Tahun Menembus Batas Indonesia! Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

23 Februari 2026 06:28 23 Feb 2026 06:28

Thumbnail 1 Tahun Menembus Batas Indonesia! Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur dan Kiagus Firdaus CEO Ketik.

KETIK, SURABAYA – Tepat 20 Februari 2026, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak genap satu tahun memimpin Provinsi Jawa Timur untuk periode kedua.

Satu tahun tersebut tak ada peringatan, tak ada kegiatan atau bahkan pesta khusus menyambutnya. 

Namun, Khofifah dan Emil lebih memilih berbagi dengan menyantuni anak yatim dan ojol. Memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak yatim serta paket sembako kepada pengemudi ojol perempuan dan ojol penyandang disabilitas.

Menurut Keyakinan Saya,

Dalam setahun terakhir, Khofifah nyaris tak pernah berhenti berkegiatan. Tak terhitung jumlahnya berapa kali Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU itu berjuang untuk kesejahteraan warga Jatim dan negeri ini.

38 kabupaten/kota yang ada di provinsi ini, tak ada yang dilewatinya bahkan menembus 38 provinsi serta luar negeri dijelajahinya.

Menjadi Kepala Daerah pertama yang menyentuh dan menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir di Sumatera.

Bukan sekadar seremonial, tapi berbagai bentuk cara dan upaya dilakukannya demi menjadikan Jatim dan negeri ini menjadi lebih baik.

Menembus Batas Indonesia!

Ketika Gubernur, Bupati/Wali Kota lain di negeri ini masih sibuk melakukan kerja sama dalam negeri.

Khofifah justru sudah melakukannya ke luar negeri. Dalam kurun waktu 2025, ia membawa Jatim berdagang ke Singapura menjual komoditasnya melalui misi dagang hingga menembus transaksi mencapai Rp4 triliun lebih.

Tak hanya Singapura sebenarnya, sebab pada tahun-tahun sebelumnya, Khofifah sudah menggelar agenda serupa di Arab Saudi dan Malaysia pada 2022, lalu Timor Leste dan Hong Kong pada 2023, serta Jepang pada 2024.

Ketika daerah lain masih berdebat kusir tentang Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tak kunjung selesai.

Jatim menjadi pionir cakupan penerima tertinggi mencapai 8.415.882 jiwa penerima manfaat dengan 1.214 SPPG mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) per 18 Februari 2026 pukul 15.00 WIB. 

Tak hanya itu saja, 795 SPPG telah memiliki sertifikasi chef, 137 bersertifikat halal, 99 tersertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), 83 menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Pangan (FSMS) ISO 22000, dan 38 telah menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) ISO 45001.

Secara keseluruhan, hingga Februari 2026 terdapat 3.339 SPPG di Jawa Timur, dengan rincian 3.125 unit telah operasional dan 214 unit dalam tahap serta didukung oleh 145.946 petugas yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.

Ketika pembahasan Koperasi Merah Putih tak kunjung selesai.

Khofifah justru mengawal Jatim sebagai Provinsi tercepat dan tuntas 100 persen terbentuknya KDMP di seluruh desa dan kelurahan, sebanyak 8.494 unit koperasi telah resmi terbentuk, 7.724 desa dan 770 kelurahan.

Ketika food estate program swasembada pangan nasional dicanangkan. 

Khofifah juga sukses membawa Jatim sebagai lumbung pangan nasional bahkan atas dedikasi luar biasa dalam membawa Jatim sebagai produsen padi dan beras tertinggi di tingkat nasional sepanjang tahun 2025. Jatim mendapatkan pengakuan dari Presiden RI Prabowo diterimanya Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya 

Produksi padi di Jatim mencapai 12.694.148 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara 10.557.883 ton Gabah Kering Giling (GKG). Selain Beras dan Padi, Jatim juga harus bersiap mendukung kebijakan nasional dalam mewujudkan Swasembada Jagung sampai Swasembada Gula. 

Ketika daerah lain baru mulai bersih-bersih sampah melalui program ASRI yang dicanangkan Presiden.

Khofifah sudah terlebih dahulu mengimplementasikannya, bahkan melakukan sedekah oksigen.

Disetiap kesempatan kunjungannya ke daerah, Khofifah yang selalu didampingi gerakan Pramuka Jatim terus menjaga alam dan peduli terhadap lingkungan dengan menanam pohon di lereng gunung, di pantai dan di hutan. 

Langkah ini akan menjadi kontribusi nyata terhadap upaya pelestarian lingkungan.

Terbukti penanamam mangrove di Jatim berhasil meningkatkan luas hutan mangrove yaitu bertambah 3.618 hektare atau sebesar 13,29 persen dari luasan 27.221 hektare di Tahun 2021. Di mana untuk lahan eksisting mangrove saat ini di Jatim mencapai 30.839,3 hektare.

Ketika daerah lain mengeluh anggaran Transfer ke Daerah (TKD) berkurang termasuk Jatim sendiri terdampak pemotongan dana TKD sebesar Rp2,8 triliun.

Khofifah justru menjadi Kepala Daerah pertama yang memberikan dan menyalurkan bantuan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk musibah bencana banjir Sumatera.

Bahkan ini menjadi inspirasi daerah lain yang mengikuti jejaknya

Ketika kepala daerah lain menyoroti angkutan transportasinya.

Khofifah memiliki Patih Gajah Mada “Bus Trans Jatim”.

Bus Trans Jatim merupakan wujud implementasi menekankan kemudahan akses mobilitas masyarakat Jatim antar Kabupaten/Kota.

Saat ini, terdapat 8 koridor bus Trans Jatim yang telah melayani berbagai wilayah, termasuk Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Lamongan, Bangkalan, Tuban hingga Malang Raya.

Setiap harinya, Trans Jatim mengaspal sepanjang puluhan ribu kilometer (km). 

Koridor 1 mencapai 10.224 km, Koridor 2 mencapai 5.100 km, Koridor 3 mencapai 4.788 km, dan Koridor 4 mencapai 4.536 km.

Koridor 5 mencapai 5.208 km, Koridor 6 mencapai 3.150 km, Koridor 7 mencapai 4.242 km, serta Koridor 1 Malang Raya mencapai 3.360 km. Setiap harinya, total perjalanan Trans Jatim mencapai 40.608 km.

152 bus dengan 7.673.334 orang menggunakan layanan Trans Jatim ini.

Terakhir,

Konektivitas Gerbang Baru Nusantara.

Jatim memiliki ribuan aparatur sipil negara (ASN) mengabdi. Khofifah mengajak seluruh ASN terus berinovasi, kolaborasi dan sinergi guna mewujudkan Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara.

Sang Gubernur tak ingin melihat wilayahnya hanya diam. Ia tak henti-hentinya mengajak seluruh warga bahwa sudah saatnya Jawa Timur naik kelas.

Letak strategis yang menghubungkan jalur perdagangan internasional, infrastruktur pelabuhan dan bandara yang modern, serta percepatan konektivitas darat dan laut, menjadikan Jatim sebagai simpul penting integrasi 10 ekonomi Indonesia bagian barat dan timur.

Dengan 37 pelabuhan dan fakta bahwa 21 dari 39 rute tol laut nasional berangkat dari Jawa Timur, memperkuat posisi sebagai simpul logistik maritim nasional. Keunggulan ini ditambah dengan keberadaan 7 bandara, 12 ruas jalan tol, 13 Kawasan Industri, 2 Kawasan Ekonomi Khusus, dan 1 Kawasan Industri Halal. (Kia)

Tombol Google News

Tags:

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur jatim menembus batas Indonesia 1 tahun Khofifah-Emil Pemprov Jatim