Mahasiswa UB Meninggal Usai Lompat di Jembatan Suhat, Sempat Tulis Pesan Terakhir ke Adik

29 November 2025 14:15 29 Nov 2025 14:15

Thumbnail Mahasiswa UB Meninggal Usai Lompat di Jembatan Suhat, Sempat Tulis Pesan Terakhir ke Adik
Proses identifikasi TKP korban bunuh diri di Jembatan Soehat Kota Malang oleh pihak kepolisian. (Foto: Polsek Lowokwaru)

KETIK, MALANG (Berita ini ditulis untuk memberikan informasi, bukan menginspirasi tindakan bunuh diri. Hidup Anda sangat berharga. Jika merasa kewalahan, terluka, kehilangan harapan, tolong hubungi orang tepercaya atau tenaga profesional. Selalu ada bantuan, dan orang yang ingin Anda tetap hidup untuk mendapatkan kebahagiaan.)

Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), NFR (25) ditemukan meninggal dunia pasca lompat dari Jembatan Soekarno-Hatta (Soehat) Kota Malang, 28 November 2025 sekitar pukul 19.10 WIB. Diketahui korban sempat menulis pesan terakhir yang dikirim ke adiknya, KAA (18). 

Pihak kepolisian juga mengungkap isi pesan singkat yang dikirimkan ke KAA oleh korban. Dari pesan tersebut NFR meminta maaf dan berterima kasih atas segala yang terjadi kepada keduanya. 

Kapolsek Lowokwaru Polresta Malang Kota, Kompol Anang Tri Hananta menjelaskan korban beralamatkan di Jalan Nusa Indah Atas, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. 

Peristiwa diketahui oleh saksi mata, Muhammad Liswansyah Pratama yang sedang mengendarai sepeda motor. 

"Pada Jumat, saat itu saksi MLP bersama pacarnya melintas di Jembatan Soehat dari arah utara ke selatan. Melihat NFR sedang minum air putih kemudian duduk di pagar jembatan," ujarnya Sabtu 29 November 2025. 

Kemudian Liswansyah menyaksikan tiba-tiba NFR menjatuhkan diri ke belakang dengan ekspresi tersenyum. Mengetahui aksi tersebut, Liswansyah bersama kelasih ya memanggil satpam di Apartemen Soehat untuk melapor ke kepolisian. 

Petugas kepolisian bergegas ke tempat kejadian perkara (TKP). Tak lama setelah itu, KAA, saudara NFR datang ke TKP untuk mencari korban. 

"Adik korban yang mendatangi TKP sedang mencari korban karena NFR mengirimkan kata-kata terakhirnya dari sore hari sekitar pukul 16.00 WIB sebelum kejadian tersebut dan tidak ada kabar sama sekali," sebutnya. 

Setelah dilakukan evakuasi, ternyata dugaan KAA benar bahwa korban bunuh diri merupakan kakaknya. Akhirnya korban dibawa ke RSSA Malang untuk visum luar atau dalam. 

"Berdasarkan keterangan adik korban kejadian tersebut kemungkinan stress/tekanan dari pendidikan kuliahnya karena belum lulus wisuda. Kalau tahun ini belum lulus wisuda tahun ajaran berikutnya akan di DO," sebutnya.  (*)

Tombol Google News

Tags:

bunuh diri Kota Malang Mahasiswa Bunuh Diri Jembatan Soehat