Masih Simpang Siur, Kabar Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Gugur dalam Serangan Israel

3 Maret 2026 07:05 3 Mar 2026 07:05

Thumbnail Masih Simpang Siur, Kabar Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Gugur dalam Serangan Israel

Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad. (Dok Istimewa)

KETIK, JAKARTA – Laporan mengenai gugurnya mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, beredar luas sejak Senin, 2 Maret 2026 kemarin. Namun hingga Selasa, 3 Maret 2026 ini, belum ada konfirmasi resmi dari  media pemerintah Iran menyatakan belum dapat mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut.

Sejumlah laporan awal menyebutkan Ahmadinejad tewas dalam sebuah serangan yang menghantam kediamannya di Teheran. Informasi itu dengan cepat menyebar di berbagai platform dan memicu spekulasi luas, terutama karena situasi keamanan Iran yang tengah memanas akibat serangan Israel dan Amerika Serikat. Lebih khusus sejak gugurnya imam besar Ayotallah Ali Khamenei. 

Meski demikian, media negara Iran melaporkan bahwa belum ada kepastian resmi mengenai nasib mantan presiden tersebut. Lembaga berita dalam negeri menyebut informasi kematian Ahmadinejad tidak dapat diverifikasi. Seorang sumber yang disebut dekat dengan Ahmadinejad bahkan membantah kabar tersebut dan menyebutnya sebagai berita yang tidak benar.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari otoritas tinggi Iran yang memastikan apakah Ahmadinejad benar-benar menjadi korban serangan atau tidak. Pihak-pihak terkait juga belum memberikan klarifikasi tambahan mengenai keberadaan mantan presiden tersebut.

Ahmadinejad menjabat sebagai Presiden Iran pada periode 2005 hingga 2013. Selama masa kepemimpinannya, ia dikenal luas karena sikap politiknya yang keras terhadap Barat dan Israel. Retorikanya yang kontroversial, termasuk pernyataan terkait Holocaust dan eksistensi Israel, membuat namanya sering menjadi sorotan komunitas internasional.

Mantan Wali Kota Teheran itu juga dikenal sebagai salah satu pemimpin negara yang kharismatik dan hidup bersahaja. Ia tinggal di rumahnya yang sederhana dan sempat menolak tinggal di Istana Kepresidenan pada awal menjabat presiden. 

Ahmadinejad juga dikenal sebagai sosok yang bersih dan anti korupsi. Doktor teknik sipil dari Universitas Sains dan Teknologi Iran (IUST) ini juga sudah aktif dalam pergerakan mahasiswa ketika terjadi revolusi Iran pada era 1978 - 1979 yang berhasil menumbangkan rezim Shah Iran yang korup dukungan Israel dan Amerika Serikat. 

Tombol Google News

Tags:

Mantan Presiden Iran Ahmadinejad serangan Israel dan AS ke Iran Gugur