KETIK, BATU – Persikoba Kota Batu akan menjalani laga penentuan saat menghadapi Persekam Kabupaten Malang dalam lanjutan Grup II Babak 16 Besar Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026. Pertandingan derby Malang Raya tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Brantas, Kota Batu, Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 14.00 WIB.
Laga ini menjadi duel hidup-mati bagi Persikoba. Seluruh tim di Grup II, yakni Persekam Kabupaten Malang, Triple’s Kediri, Persedikab Kabupaten Kediri, dan Persikoba Kota Batu, sama-sama mengoleksi tiga poin. Namun, Persekam unggul selisih gol dengan agregat +2, disusul Persikoba Kota Batu dan Triple’s Kediri dengan agregat 0, serta Persedikab Kabupaten Kediri dengan agregat -2. Kondisi tersebut membuat Persikoba wajib meraih kemenangan demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Pelatih Persikoba Kota Batu, Arif Suyono, menegaskan bahwa timnya akan melakukan sejumlah penyesuaian strategi untuk menghadapi laga krusial tersebut. Menurutnya, hasil maksimal menjadi harga mati bagi skuadnya.
“Perubahan pasti ada, karena mau tidak mau hasil harus maksimal saat melawan Persekam. Kalau hanya imbang, peluang kami pasti tertutup,” ujar Arif Suyono.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa secara prinsip tidak ada perbedaan mendasar dalam pendekatan pertandingan. Fokus utama tetap pada kesiapan mental dan motivasi pemain dalam menghadapi tekanan laga penentuan.
“Setiap pertandingan sebenarnya sama. Yang membedakan hanya hasil dan siapa yang punya kans melangkah ke babak berikutnya. Tim ini sudah sering berada dalam situasi seperti ini, baik di level regional maupun nasional. Semua kembali pada motivasi, apakah kami ingin melanjutkan langkah atau berhenti sampai di sini,” tegasnya.
Dari kubu pemain, Fauzi menilai dukungan suporter akan menjadi faktor penting bagi Persikoba yang bermain di kandang sendiri. Ia menyebut setiap laga dianggap sebagai partai final oleh tim.
“Motivasi pasti ada. Coach selalu menekankan bahwa setiap pertandingan adalah final dan penentuan bagi kita semua. Lawan Persekam juga bukan tim asing, jadi motivasi kami harus berlipat,” kata Fauzi.
Ia pun berharap masyarakat Kota Batu dapat hadir langsung di stadion untuk memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaan daerah.
“Kalau dukungan dari suporter kurang, itu yang berat. Saya berharap warga Kota Batu bisa datang semua ke stadion supaya kami mendapat tambahan motivasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Manajer Persikoba Kota Batu, Heli Suyanto, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memadati Stadion Brantas dan memberikan dukungan langsung kepada tim.
“Besok adalah hari penting bagi tim kebanggaan kita. Persikoba akan menjalani laga hidup-mati yang menentukan langkah ke depan,” ujar Heli.
Ia mengajak suporter dari berbagai kalangan untuk bersatu memberikan dukungan positif selama pertandingan berlangsung.
“Mari kita birukan stadion, tunjukkan bahwa Batu adalah kota pejuang yang kompak. Tetap jaga ketertiban dan kondusivitas, serta rayakan kemenangan bersama,” pungkasnya. (*)
