Berlangsung 3 Hari, Pemkot Batu Sediakan 3.000 Voucher Sembako Murah di Pasar Among Tani

10 Maret 2026 12:42 10 Mar 2026 12:42

Thumbnail Berlangsung 3 Hari, Pemkot Batu Sediakan 3.000 Voucher Sembako Murah di Pasar Among Tani

Wali Kota Batu, Nurochman membagikan paket sembako untuk warga yang datang di Pasar Among Tani. (Foto: Dafa Wahyu Pratama)

KETIK, BATU – Upaya menekan lonjakan harga bahan pokok menjelang Idulfitri dilakukan Pemerintah Kota Batu dengan menggelar Pasar Murah Ramadan di Pasar Induk Among Tani. 

Program yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu ini berlangsung pada Selasa hingga Kamis, 10-12 Maret 2026. Pihaknya menyediakan sekitar 3.000 voucher sembako bersubsidi bagi warga Kota Batu yang menunjukkan KTP.

Wali Kota Batu, Nurochman, mengatakan, program pasar murah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi serta memastikan ketahanan pangan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi sekaligus memastikan ketahanan pangan di Kota Batu pada tahun 2026. Pemerintah harus hadir, terutama ketika ada beberapa komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi di daerah,” ujarnya saat membuka Pasar Murah Ramadan.

Ia menjelaskan, kenaikan harga bahan pokok umumnya dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat sementara ketersediaan stok di pasar terbatas.

Karena itu, pemerintah melakukan intervensi melalui program subsidi agar masyarakat tetap dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Ketika permintaan meningkat sementara stok terbatas, harga biasanya ikut naik. Di situlah pemerintah hadir dengan melakukan intervensi melalui program subsidi dalam pasar murah ini,” jelas Cak Nur, sapaan akrab Wali Kota.

Cak Nur menambahkan, program tersebut juga melibatkan para pedagang di Kota Batu sehingga mereka dapat berperan langsung dalam melayani masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha tersebut menjadi langkah positif yang dapat terus dikembangkan.

“Program ini juga menggandeng para pedagang di Kota Batu sehingga mereka ikut terlibat langsung melayani masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat baik dan ke depan bisa dikembangkan dengan jangkauan yang lebih luas, waktu pelaksanaan yang lebih panjang, serta jumlah voucher yang lebih banyak agar semakin banyak warga yang terbantu,” katanya.

Ia berharap berbagai kebijakan yang berpihak kepada pedagang dan masyarakat dapat secara bertahap menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Pasar Among Tani.

“Kita berharap aktivitas ekonomi di Pasar Among Tani bisa kembali tumbuh. Namun tentu setiap langkah harus dipersiapkan secara matang dan tidak bisa dilakukan secara instan,” ungkapnya.

Dalam pasar murah tersebut tersedia berbagai komoditas kebutuhan pokok, mulai dari beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga daging sapi.

Selain penjualan sembako bersubsidi, kegiatan ini juga dirangkai dengan sejumlah layanan bagi masyarakat dan pedagang, seperti pemeriksaan kesehatan serta layanan tera ulang timbangan secara gratis.

“Alat timbangan pedagang perlu dilakukan tera ulang secara berkala agar akurasinya tetap terjaga dan tidak merugikan siapa pun,” tuturnya.

Cak Nur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari perangkat daerah, pedagang, hingga berbagai elemen masyarakat yang turut berkolaborasi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran.

“Saya mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dan berkolaborasi menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pasar Murah Ramadan Pemkot Batu Kota Batu Pasar Among Tani Kota Batu Wali Kota Batu Nurochman