KETIK, BATU – Persikoba Kota Batu mulai mematangkan persiapan jelang laga lanjutan fase 16 Besar Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026 Grup II melawan Persedikab Kabupaten Kediri.
Pelatih Persikoba Kota Batu, Arif Suyono, menyampaikan bahwa evaluasi tim tidak dilakukan secara tergesa-gesa, mengingat padatnya jadwal pertandingan dan kebutuhan pemulihan kondisi pemain.
“Di kompetisi Liga 4, khususnya di Jawa Timur, evaluasi tidak bisa dilakukan secara instan. Pemain yang baru bertanding membutuhkan waktu pemulihan, sementara pemain pengganti juga perlu adaptasi,” ujarnya, Rabu, 21 Januari 2026.
Menurutnya, evaluasi tim telah dilakukan sejak pertandingan sebelumnya, termasuk saat menghadapi Triple’s Kediri dan laga-laga di fase sebelumnya. Fokus evaluasi lebih diarahkan pada penyesuaian strategi dan rotasi pemain sesuai kondisi terkini skuad.
“Evaluasi sebenarnya sudah kami lakukan dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. Untuk laga berikutnya, kemungkinan ada pergantian pemain karena akumulasi kartu atau kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk dipaksakan,” jelas Coach Keceng, sapaan akrabnya.
Mantan pemain Arema ini berharap, pemain yang mendapat kesempatan tampil mampu menunjukkan performa maksimal dan memberikan kontribusi positif bagi tim.
“Mudah-mudahan pemain yang menggantikan bisa bermain lebih baik dan memberikan dampak bagi tim,” tambahnya.
Terkait evaluasi lini permainan, Coach Keceng menegaskan tidak ada fokus pada satu sektor tertentu. Ia menilai seluruh lini harus dievaluasi secara menyeluruh karena sepak bola merupakan permainan kolektif.
“Evaluasi kami menyeluruh, tidak bisa hanya satu atau dua lini. Ini kerja tim. Pemain depan mencetak gol, pemain belakang juga harus menjaga gawang tetap aman,” tegasnya.
Menghadapi Persedikab Kabupaten Kediri, tim pelatih mengingatkan anak asuhnya untuk tetap waspada. Ia menilai lawan memiliki motivasi tinggi untuk meraih poin demi menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.
“Persedikab harus diwaspadai. Mereka baru kehilangan poin, sehingga mau tidak mau akan tampil habis-habisan untuk mendapatkan poin agar bisa melaju ke fase berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Manajer Persikoba Kota Batu sekaligus Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan dukungan penuh terhadap tim. Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Batu untuk turut memberikan doa dan dukungan moral.
“Latihan sudah dijalani maksimal oleh tim pelatih. Kami mohon doa dari seluruh warga Kota Batu karena kekuatan doa itu sangat penting,” ujar Heli.
Selain dukungan masyarakat umum, Heli menyebut Pemerintah Kota Batu juga akan mendorong keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) sebagai bentuk dukungan langsung di stadion.
“Kami akan mengajak ASN di lingkungan Pemkot Batu untuk hadir dan memberikan dukungan langsung pada dua pertandingan ke depan,” pungkasnya. (*)
