KETIK, BATU – Jawa Timur Park (JTP) Group terus memperluas pengembangan kawasan wisata di Kota Batu. Memasuki usia seperempat abad, taman wisata tersebut menyiapkan berbagai proyek baru mulai dari museum sains modern, akuarium raksasa, hingga wahana berbasis teknologi.
Rencana pengembangan itu disampaikan dalam kegiatan media gathering bertajuk “25 Tahun Jawa Timur Park Group Berkarya untuk Bangsa” yang digelar di kawasan Wisata Party Jawa Timur Park 3, Kota Batu, pada Senin, 9 Maret 2026.
Direktur Utama JTP Group, Suryo Widodo, mengatakan perjalanan perusahaan selama 25 tahun tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, kalangan akademisi, hingga media massa.
Ia menambahkan, sejak berdiri pada 2001, JTP Group terus berinovasi menghadirkan destinasi wisata yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukasi serta memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat.
“Pariwisata tidak sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pembelajaran sekaligus pelestarian budaya. Kami ingin menunjukkan bahwa destinasi wisata di Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional,” kata Suryo.
Sementara itu, Marketing and Public Relations Manager JTP Group, Titik Ariyanto, menyebut tahun 2026 menjadi fase baru bagi perusahaan dalam melakukan ekspansi pengembangan kawasan wisata di Kota Batu.
Sejumlah proyek yang tengah dipersiapkan antara lain Metaverse Glass Theater, Museum Mega Science Center dan Budaya, pembangunan akuarium modern berukuran besar, Tourism Information Center, serta pengembangan fasilitas akomodasi berupa Heliconia Hotel dan 1979 Social Hotel.
Menurut Titik, pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya saat ini telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan mulai dibuka untuk masyarakat pada pertengahan 2026.
“Konsep museum ini menggabungkan edukasi dengan teknologi modern. Pengunjung nantinya dapat mempelajari berbagai ilmu pengetahuan, sejarah peradaban manusia, hingga perkembangan teknologi masa depan,” jelasnya.
Selain museum sains, manajemen juga tengah menyiapkan pembangunan akuarium modern yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat wisata edukasi kelautan terbesar di Jawa Timur.
Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, perusahaan juga merancang Tourism Information Center yang akan berfungsi sebagai pusat layanan informasi wisata di kawasan Jawa Timur Park.
“Penguatan sektor penunjang pariwisata juga dilakukan melalui pembangunan Heliconia Hotel dan 1979 Social Hotel yang dirancang untuk menjangkau wisatawan keluarga maupun generasi muda,” pungkasnya.
