Program TMMD Hadirkan Sumur Bor, Warga Desa Gadungan Kediri Kini Miliki Akses Air Bersih

11 Maret 2026 12:30 11 Mar 2026 12:30

Thumbnail Program TMMD Hadirkan Sumur Bor, Warga Desa Gadungan Kediri Kini Miliki Akses Air Bersih

Suasana sumur bor di Desa Gadungan yang selesai di buat, Senin 11 Maret 2026. (Foto : Aan for Ketik.com).

KETIK, KEDIRI – Suara mesin bor memecah kesunyian sebuah lahan di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Tanah yang sebelumnya tampak kering perlahan ditembus hingga kedalaman lebih dari seratus meter.

Sejumlah warga berdiri di sekitar lokasi pengeboran. Mereka menyaksikan proses tersebut dengan penuh harapan. Bagi masyarakat setempat, kegiatan itu bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan harapan baru untuk mendapatkan akses air bersih.

Harapan itu mulai terwujud melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0809/Kediri. Kehadiran prajurit TNI di Desa Gadungan tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat, yakni ketersediaan air bersih.

Program ini juga menjadi bagian dari implementasi program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak, yakni TNI Manunggal Air yang bertujuan menghadirkan sumber air bagi masyarakat di berbagai daerah.

Dalam pelaksanaan TMMD di Desa Gadungan, pembangunan sumur bor menjadi salah satu prioritas utama. Beberapa titik sumur dibangun untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Salah satu sumur bor diperuntukkan bagi kebutuhan pengairan lahan pertanian di wilayah Dusun Gadungan Barat. Air dari sumur tersebut diharapkan dapat membantu petani mengairi sawah, terutama saat musim kemarau ketika pasokan air semakin terbatas.

Selain itu, sumur bor juga dibangun di Dusun Templek untuk memenuhi kebutuhan air minum dan air bersih masyarakat.

Kepala Dusun Templek, Asik, menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor menjadi kabar menggembirakan bagi warga yang selama ini kerap kesulitan mendapatkan air bersih.

"Selama ini sebagian warga masih kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat kemarau. Dengan adanya sumur bor dari program TMMD ini, warga sangat terbantu untuk kebutuhan air minum dan kebutuhan sehari-hari," kata Asik, Selasa (10/3/2026).

Hal serupa disampaikan Kepala Desa Gadungan, Dari Purwanto. Ia menilai program TMMD membawa manfaat nyata bagi masyarakat desa, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar.

"Program TMMD ini sangat membantu masyarakat kami. Sumur bor yang dibangun TNI sangat bermanfaat, baik untuk kebutuhan air bersih warga maupun untuk mendukung pertanian masyarakat," kata Dari.

Ia berharap fasilitas yang telah dibangun tersebut dapat dimanfaatkan secara bersama oleh masyarakat dalam jangka panjang.

"Harapan kami, keberadaan sumur bor ini bisa dimanfaatkan bersama oleh masyarakat dan membantu meningkatkan kesejahteraan warga," imbuhnya.

Kehadiran sumur bor juga membawa harapan baru bagi para petani. Salah satunya dirasakan oleh Doni Rahman, petani setempat yang selama ini bergantung pada air hujan untuk mengairi sawahnya.

"Kalau musim kemarau biasanya kami sangat kesulitan air. Dengan adanya sumur bor dari program TMMD ini tentu sangat membantu petani untuk mengairi lahan pertanian," ungkap Doni.

Ia berharap sumber air tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan agar produktivitas pertanian warga dapat meningkat.

Sementara itu, Komandan Kodim 0809/Kediri, Dhavid Nur Hadiansyah, menjelaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk sinergi berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan desa.

"Program TMMD ini adalah sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat. Tujuannya mempercepat roda perekonomian warga, khususnya di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu," katanya.

Dalam pelaksanaan TMMD ke-127 ini, sejumlah program pembangunan fisik turut dikerjakan. Salah satu proyek utama adalah pembangunan jalan sepanjang sekitar 1.657 meter yang menghubungkan wilayah yang sebelumnya terisolasi.

Selain pembangunan jalan, program tersebut juga mencakup pembangunan 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan 20 titik MCK, rehabilitasi empat sekolah, pembangunan tempat ibadah, serta sejumlah infrastruktur penunjang lainnya.

"Harapannya, dengan pembangunan fisik ini, infrastruktur di wilayah Gadungan menjadi lebih baik sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas Dhavid.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik. Kegiatan tersebut antara lain penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi kesehatan, hingga pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat termasuk pemeriksaan THT.

"Nonfisik juga kami laksanakan, mulai dari wawasan kebangsaan hingga penyuluhan dan pelayanan kesehatan. Ini bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia," tambahnya.

Kini, air jernih mulai mengalir dari sumur-sumur bor yang dibangun melalui program TMMD tersebut. Bagi masyarakat Desa Gadungan, air itu bukan sekadar sumber kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik.

Tombol Google News

Tags:

tmmd kediri sumur bor panen jagung