KETIK, JAKARTA – Dalam lanskap transformasi digital perpajakan PT Radja Adji Perkasa melihat langsung bagaimana penerapan penuh Core Tax Administration System (Coretax) sejak awal 2025 membawa perubahan besar bagi jutaan wajib pajak.
Peralihan menuju ekosistem digital terintegrasi ini menuntut proses adaptasi yang tidak sederhana, terutama bagi wajib pajak yang sebelumnya bergantung pada sistem e-Filing konvensional.
Coretax tidak lagi sekadar alat pelaporan, melainkan sistem end-to-end yang mengintegrasikan data, kepatuhan, hingga pengawasan pajak, sehingga butuh pendampingan dan pemahaman yang lebih komprehensif dalam proses navigasinya.
Core Tax Administration System (Coretax) merupakan platform administrasi perpajakan digital yang mengintegrasikan seluruh database wajib pajak dengan sistem prepopulated, verifikasi elektronik, dan koneksi real-time ke instansi terkait.
Sistem ini mengharuskan wajib pajak memahami mekanisme baru mulai dari aktivasi NPWP 16 digit, pengelolaan sertifikat elektronik, hingga prosedur pelaporan yang strukturnya berbeda fundamental dari sistem lama.
Menghadapi kompleksitas ini, kehadiran konsultan pajak profesional menjadi sangat penting bagi banyak pelaku usaha. Konsultan pajak yang berkantor di Jalan Daan Mogot No 3B, Grogol Petamburan, Jakarta, menjawab kebutuhan ini dengan pendekatan yang holistik dan berbasis partnership jangka panjang.
Fakta di lapangan menunjukkan disparitas yang signifikan antara persediaan dan kebutuhan. Saat ini Indonesia hanya memiliki sekitar 7.390 konsultan pajak bersertifikat untuk melayani lebih dari puluhan juta pelaku UMKM.
Belum termasuk jutaan wajib pajak perorangan dan badan usaha lain. Ketimpangan ini semakin terasa di periode transisi Coretax, dimana wajib pajak memerlukan asistensi teknis spesifik.
Mulai dari troubleshooting coretax login yang sering mengalami error 500 Internal Server, kesulitan reset password, hingga permasalahan integrasi dengan sistem E-Faktur 4.0 untuk Pengusaha Kena Pajak (PKP).
"Kondisinya sangat menantang. Kami lihat sendiri tekanan yang dialami wajib pajak," kata Direktur PT Radja Adji Perkasa Rian Setiya Aji kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).
"Mereka datang dengan masalah yang bervariasi, ada yang panik deadline SPT dekat tapi loginnya gagal terus, ada yang frustrasi berkali-kali coba reset password tetep nggak berhasil, sampai yang kena audit tapi dokumentasinya berantakan," ungkapnya.
"Solusinya harus disesuaikan per kasus, nggak bisa pakai template yang sama untuk semua," tutur Rian menegaskan.
PT Radja Adji Perkasa memahami dengan baik pain points yang dialami wajib pajak dalam mengoperasikan sistem baru ini. Problem paling umum adalah kendala teknis saat coretax login entah karena akun belum diaktivasi dengan benar, verifikasi email yang gagal, atau incompatibility browser.
Untuk mengatasi ini, tim menyediakan layanan aktivasi akun Coretax express dalam 24 jam via WhatsApp dengan fast response. Paket ini mencakup pembuatan sertifikat elektronik bekerjasama dengan PSrE terdaftar, konfigurasi kode otorisasi, serta verifikasi komprehensif data profil.
Sistem akan siap untuk lapor SPT Tahunan 2025 coretax (deadline 31 Maret 2026) tanpa kendala teknis. Apa yang membuat PT Radja Adji Perkasa berbeda? Jawabannya ternyata ada pada filosofi yang menempatkan klien sebagai partner strategis.
"Tim saya selalu saya ingatkan, peran kita bukan hanya menyelesaikan laporan pajak. Tapi membantu klien mengerti di mana posisi mereka dalam regulasi yang ada," tutur Rian.
Portfolio layanan sangat komprehensif. Mulai dari konsultasi perpajakan rutin, perencanaan pajak strategis, penanganan restitusi PPN dan PPh, hingga pendampingan saat pemeriksaan DJP. Tim yang terdiri dari konsultan bersertifikat, akuntan profesional, dan auditor ini siap memberikan solusi terbaik.
"Visi kami adalah menjadikan klien kami sebagai partner jangka panjang karena urusan pajak seharusnya jadi tools strategis bukan hambatan," kata Rian.
Dalam menawarkan jasa lapor SPT Tahunan 2025 coretax, PT Radja Adji Perkasa menerapkan tiga tier paket dengan pricing yang transparan. Tier pertama adalah DIY Support Package mulai Rp750 ribu untuk konsultasi dan review.
Tier kedua, Partial Service Package dengan harga mulai Rp2 juta untuk input data. Sedangkan Full Service Package mulai Rp3,5 juta untuk penanganan komprehensif.
"Struktur paket dibuat flexible karena setiap klien punya kebutuhan yang pasti berbeda," ucap Rian.
"Target kami bukan cuma memenuhi compliance pajak doang. Kami mau bantu klien untuk scale up, adaptasi dengan perubahan, dan mencapai objektif bisnis secara lebih efisien," ungkapnya menandaskan.
Bagi UMKM, startup, maupun high-net-worth individuals yang butuh konsultan coretax berpengalaman, PT Radja Adji Perkasa adalah pilihan strategis dan terpercaya. (*)
