Dukung Operasi Pasar Murah,

Waka DPRD Kabupaten Bandung Turun Langsung dan Beri Cashback ke Warga

5 Maret 2026 23:37 5 Mar 2026 23:37

Thumbnail Waka DPRD Kabupaten Bandung Turun Langsung dan Beri Cashback ke Warga

Waka DPRD Kab Bandung M Hailuki memantau pelaksanaan OPM di Desa Ciluncat Kec Cangkuang, Kamis (5/3/26).(Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Hariri Hailuki memantau pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM) di Desa Ciluncat Kecamatan Cangkuang, Kamis (5/3/2026).

Sekitar 190 paket sembako berisi 5 Kg beras, 2 liter minyak goreng, 2 Kg gula pasir, dan 1 Kg terigu didistribusikan kepada masyarakat di Desa Ciluncat dengan harga jual yang sangat murah.

“Harga per paket sembako ini seharusnya sekitar Rp160 ribu, namun Pemkab Bandung memberikan subsidi 50 persen, sehingga masyarakat bisa membelinya seharga Rp83 ribu,” kata Hailuki saat memantau di Kantor Desa Ciluncat.

Sebagai bentuk kadeudeuh kepada warga Ciluncat, Hailuki memberikan cashback sebesar Rp10 ribu per paketnya, sehingga masyarakat Desa Ciluncat cukup membayar Rp73 ribu untuk setiap paket sembako.

“Memang tidak seberapa nilainya, tapi saya berharap ini bisa membantu meringankan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Luki, sapaan akrabnya menjelaskan, OPM ini merupakan program rutin Pemerintah Kabupaten Bandung untuk menggulingkan inflasi, kenaikan harga, dan stabilitas harga.

“Alhamdulillah kan Kabupaten Bandung termasuk kabupaten yang terbaik dalam menjaga stabilitas inflasi. Nah, melalui program ini, makanya kita di DPRD tetap mempertahankan agar program Operasi Pasar Murah ini tetap dipertahankan,” ucapnya.

Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bandung ini berharap, program OPM ini bisa ditambah menjadi tiga kali dalam setahun, karena saat ini baru bisa dilaksanakan dua kali.

Namun demikian menurutnya meski disambut antusiasme yang bagus dari masyarakat, program ini tidak bisa dilaksanakan terlalu sering karena bisa berdampak negatif bagi stabilitas pedagang pasar.

“Biasanya diadakan saat bulan puasa jelang Idul Fitri dan akhir tahun jelang tahun baru, mudah-mudahan nanti bisa ditambah di pertengahan tahun,” kata dia.

Luki juga menambahkan saat ini harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bandung masih terbilang stabil meskipun ada sedikit kenaikan menjelang Idul Fitri.

“Saya sempat memantau, alhamdulillah harga-harga masih stabil meskipun ada program MBG, karena pasokan untuk SPPG itu langsung ngambil dari hulunya sehingga tidak berpengaruh pada suplai bahan makanan untuk masyarakat,” ungkap Hailuki.(*)

Tombol Google News

Tags:

hailuki OPM idul fitri Ramadan waka dprd kab bandung sembako