Kelelahan Saat Treking, WNA Asal AS Meninggal di Taman Nasional Bali Barat

31 Januari 2026 11:38 31 Jan 2026 11:38

Thumbnail Kelelahan Saat Treking, WNA Asal AS Meninggal di Taman Nasional Bali Barat

korban dievakuasi pihak TNBB dan dibawa ke Puskesmas Melaya II. (Foto: TNBB)

KETIK, BULELENG – Seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat (AS) meninggal dunia saat melakukan aktivitas trekking di kawasan Hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), wilayah Banjar Dinas Teluk Terima, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng Bali.

Peristiwa tersebut terjadi, Jumat 30 Januari 2026 sekitar pukul 10.10 WITA dan dilaporkan ke Polsek Gerokgak pada pukul 10.30 WITA. Aparat kepolisian bersama petugas Taman Nasional Bali Barat langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian.

PS. Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima dari Polsek Gerokgak, korban diketahui bernama Brad Alan (61), WNA asal Amerika Serikat.

“Kejadianya hari Jumat kamarin, korban datang ke kawasan TNBB untuk melakukan aktivitas trekking dengan didampingi seorang pemandu. Namun saat baru menempuh jarak sekitar 100 meter, korban mengalami sesak napas, kehilangan kesadaran, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” sebut Iptu Yohana, Sabtu 31 Januari 2026.

Iptu Yohana memaparkan, kronologi bermula saat korban memulai trekking sekitar pukul 10.00 WITA dengan dipandu saksi Bargianto. Saat berada di jalur hutan, korban tiba-tiba terlihat berpegangan pada batang pohon dalam kondisi napas tersengal-sengal. Pemandu kemudian memapah korban untuk duduk beristirahat.

“Beberapa saat kemudian korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Saksi langsung menghubungi pihak TNBB untuk meminta bantuan evakuasi,” ungkapnya.

Sekitar pukul 10.30 WITA, tim TNBB tiba di lokasi dan mengevakuasi korban menuju Puskesmas Melaya II, Kabupaten Jembrana, guna mendapatkan pertolongan medis. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan tersebut.

“Hasil pemeriksaan awal dari tenaga medis korban meninggal dunia akibat kelelahan saat melakukan aktivitas trekking,” tambah Iptu Yohana.

Jenazah selanjutnya dibawa ke RSU Jembrana untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu kedatangan pihak keluarga. Pihak pengelola hotel tempat korban menginap juga telah berkoordinasi dengan Konsulat Amerika Serikat terkait proses penanganan jenazah.

“Dari hasil koordinasi, sementara pihak keluarga dan pengelola hotel menyatakan tidak dilakukan visum maupun otopsi, sambil menunggu keputusan dari keluarga korban,” tutup Iptu Yohana.(*)

Tombol Google News

Tags:

TNBB WNA Amerika Bali Barat