KETIK, BADUNG – Resimen Mahasiswa (Menwa) memegang peran strategis dalam menanamkan kesadaran bela negara serta membangun jiwa patriotisme di kalangan generasi muda. Peran tersebut terus diperkuat melalui pembinaan terhadap anggota Menwa Ugrasena Batalyon A-901 Mayurajana Universitas Udayana.
Penegasan itu disampaikan Pembina Menwa Ugrasena Yon A-901 Mayurajana, Prof. Dr. dr. I Ketut Suyasa, Sp.B, Sp.OT(K) Spine, saat menutup Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Menwa Ugrasena Angkatan XXXX di Monumen Resimen Mahasiswa Ugrasena, kawasan Monumen Perjuangan Bangsal (MPB), Senin, 9 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Prof. Suyasa menekankan bahwa Menwa merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di perguruan tinggi yang berfungsi sebagai wadah pembinaan bela negara sekaligus komponen cadangan pertahanan sipil yang terlatih.
Menwa Ugrasena Batalyon A-901 Mayurajana Universitas Udayana menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Menwa Ugrasena Angkatan XXXX di Monumen Resimen Mahasiswa Ugrasena, kawasan Monumen Perjuangan Bangsal (MPB). (Foto: Suartha/Ketik.com)
“Menwa merupakan unit kegiatan mahasiswa (UKM) di perguruan tinggi yang berfungsi sebagai wadah bela negara dan komponen cadangan pertahanan sipil terlatih. Menwa dididik secara militer untuk membentuk karakter disiplin, kepemimpinan, dan patriotisme guna mempertahankan NKRI,” tegas Prof. Suyasa.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota Menwa Ugrasena untuk memahami dan mengamalkan semboyan Widya Castrena Dharma Siddha, yang bermakna penyempurnaan pengabdian melalui perpaduan ilmu pengetahuan dan ilmu keprajuritan.
Rangkaian penutupan Diklatsar Menwa Ugrasena Angkatan XXXX ditandai dengan prosesi pembaretan terhadap 19 peserta. Pembaretan tersebut menjadi simbol kesetiaan, komitmen, serta kesiapan peserta untuk mengabdi sebagai bagian dari Menwa Ugrasena dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan pula serah terima jabatan Komandan Batalyon Menwa Ugrasena A-901 Mayurajana Universitas Udayana. Prosesi ditandai dengan penyerahan tongkat komando dari I Made Gede Bayu Ananta kepada inspektur upacara Prof. Suyasa, kemudian diteruskan kepada Danu Panggau sebagai Komandan Batalyon yang baru.
Pergantian kepemimpinan tersebut menandai komitmen Menwa Ugrasena untuk terus berkembang dan beradaptasi dalam menghadapi tantangan ke depan. Sebelumnya, Menwa Ugrasena A-901 Mayurajana dipimpin oleh I Made Gede Bayu Ananta sebagai Komandan Batalyon dengan Wakil Komandan I Gusti Ngurah Yuwanda Ryan.
Kini, kepemimpinan Menwa Ugrasena Universitas Udayana resmi diemban oleh Danu Panggau sebagai Komandan Batalyon, didampingi Putu Desta Paramita Ermawan sebagai Wakil Komandan Batalyon, guna melanjutkan penguatan peran Menwa sebagai garda bela negara di lingkungan kampus. (*)
