KETIK, MALANG – Akibat dampak Kereta Api (KA) Bangunkarta jurusan Jombang - Pasar Senen mengalami anjlok di Bumiayu, Brebes membuat jadwal kedatangan kereta di Stasiun Malang mengalami keterlambatan pada Selasa, 7 April 2026.
Diketahui, ada tiga perjalanan KA yang mengalami keterlambatan. Yaitu, KA Brawijaya (38) relasi Stasiun Gambir - Stasiun Malang baru tiba pukul 06.26 WIB dari jadwal normalnya pada pukul 03.38 WIB atau terlambat 168 menit.
Lalu, KA Majapahit (246B) relasi Stasiun Pasar Senen - Stasiun Malang tiba pukul 09.00 WIB dari jadwal normal pukul 06.28 WIB atau terlambat 152 menit. Sedangkan KA Gajayana (36) relasi Stasiun Gambir - Stasiun Malang terlambat 124 menit atau baru tiba pukul 09.10 WIB dari jadwal normal datang pukul 07.06 WIB.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, keterlambatan terjadi karena adanya rekayasa pola operasi. Yaitu, memutar lewat jalur alternatif sehingga menambah waktu tempuh perjalanan.
"Rata-rata keterlambatan perjalanan KA yang menuju Stasiun Malang berkisar antara 124 menit hingga 168 menit, tergantung lintas operasional dan antrean perjalanan KA di jalur alternatif. Meski demikian, kami berupaya melakukan pengaturan perjalanan secara optimal agar dampak keterlambatan bisa diminimalisir," jelasnya.
Sedangkan untuk keberangkatan KA di Stasiun Malang, tetap berjalan normal dan optimal sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Dengan tentunya, tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan pelayanan maksimal.
"Untuk keberangkatan KA di Stasiun Malang, tetap berjalan normal sesuai dengan jadwal dan tidak mengalami gangguan sama sekali," terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan lintas unit dan pihak terkait. Ini dilakukan untuk mempercepat proses normalisasi jalur
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan jadwal kedatangan dan ketidaknyamanan ini. Kami mengapresiasi para penumpang atas kesabaran dan pengertian yang diberikan selama langkah penanganan berlangsung," pungkasnya.
